Tutorial Anggaran Perusahaan Jasa Satu Tahun Ke Depan Dan Download Contoh Anggarannya.

Anggaran perusahaan merupakan dokumen sebagai acuan untuk melaksanakan usaha di masa yang akan datang. Dengan anggaran perusahaan keuangan akan lebih terarah, terukur, terproyeksi dan terkendali lebih baik. Dalam kesempatan ini, biizaa akan menyampaikan tutorial menyusun laporan keuangan perusahaan jasa 1 tahun ke depan.




Manfaat Anggaran Perusahaan.

Anggaran perusahaan memiliki manfaat diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki proyeksi keuangan satu ke depan, baik tentang pendapatan, beban dan laba yang akan dicapai di akhir tahun.
  2. Memiliki arah keuangan satu tahun ke depan, dengan memiliki anggaran perusahaan pemanfaatan aset atau keuangan lebih terarah dan berorientasi pada laba.
  3. Meminimalkan pemborosan, apabila perusahaan tidak memiliki anggaran perusahaan maka akan terjadi pembosoran, karena keuangan tidak fokus pada tujuan yaitu pelayanan konsumen hingga menghasilkan pendapatan dan laba, tetapi pada akan habis untuk membiayai hal hal yang di luar fokus pada konsumen.
  4. Membantu Pengendalian Manajemen, dengan anggaran manajemen akan lebih dapat dikendalikan, karena di setiap devisi perusahaan telah memiliki anggaran yang di eksekusi dalam menjalankan perusahaan.




Di atas merupakan beberapa manfaat dalam anggaran perusahaan, dan sukses tidaknya suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya, sangat dipengaruhi dalam penyusunan anggaran perusahaanya.

Bagaimana menyusun anggaran perusahaan ?

Dalam menyusun anggaran perusahaan yang perlu kita pahami adalah pepatah keuangan ” Mulailah Dari Akhir “, artinya untuk merencanakan anggaran perusahaan kita butuh mengetahui proyeksi posisi keuangan di akhirt tahun. Dan tentunya adalah laba. Dengan memiliki target laba di akhir tahun, maka anggaran dapat disusun, untuk mencapai laba tersebut dibutuhkan modal berapa, pendapatan berapa dan biaya yang dikeluarkan berapa hingga akhirnya mencapai laba.

Bagaimana langkah langkah menyusun anggaran perusahaan ?




  1. Mengetahun revenue stream perusahaan, yaitu mengetahui sumber sumber pendapatan perusahaan, terutama perusahaan jasa. Sebagai contoh apabila perusahaan pariwisata maka dapat dirumuskan sumber sumber pendapatannya, mulai dari jasa parkir, tiket masuk, tiket wahana, food court, cafe dan sumber sumber pendapatan lainnya. Sumber pendapatan dibagi menjadi dua, yaitu pendapatan operasional yang merupakan pendapatan yang terkait dengan core business atau fokus usaha, pendapatan non operasi adalah pendapatan di luar core business atau fokus usaha. Sebagai contoh pendapatan non operasi adalah pendapatan yang diperoleh dari diskon, hadiah dan lain lain.
  2. Menyusun Rencana Pendapatan, setelah mengetahui sumber sumber pendapatan dimasukan dalam sebuah tabel pendapatan, maka dibutuhka membuat target atau proyeksi pendapatan, dengan mempertimbangkan berbagai hal, diantaranya adalah mempertimbangkan pendapatan tahun sebelumnya sebagai acuan untuk menyusun anggaran berikutnya.
  3. Mengetahui Beban Perusahaan, setelah mengetahui sumber pendapatan dan proyeksi pendapatan maka selanjutnya adalah mengetahui beban atau biaya yang muncul untuk menghasilkan pendapatan, sebagai contoh adalah biaya sumberdaya manusia, biaya operasional dan lain lain. Sama dengan pendapatan bahwa beban ada yang bersifat operasional atau yang terkait dengan operasional usaha dan juga non operasional yang merupakan beban di luar operasi usaha, sebagai contoh adalah beban pemberikan diskon, hadiah dana lain lain kepada konsumen.
  4. Menetapkan Nilai Beban, setelah mengetahui seluruh variable beban usaha maka selanjutnya menentukan biaya dengan mempertimbangkan harga dan perubahannya dari biaya biaya yang dibutuhkan untuk menghasilkan laba dan menciptakan laba.
  5. Setelah menetapkan nilai pendapatan dan nilai beban, maka dibutuhkan proyeksi laba yang berasal dari seluruh pendapatan dikurangi beban menjadi laba. Laba dapat diproyeksi menjadi dua tahap, yang pertama adalah laba komersial atau laba sebelum pajak dan laba setelah pajak.




Dengan ke lima langkah tersebut maka perusahaan jasa memiliki anggaran perusahaan dengan variable minimal proyeksi pendapatan, proyeksi beban dan proyeksi laba perusahaan.

Untuk lebih jelas bagaimana praktek dalam membuat anggaran perusahaan jasa, silahkan download template angaran perusahaan jasa satu tahun ke depan di bawah ini:

Anggaran Perusahaan Jasa 1 Tahun.

 

Bagikan manfaatnya..

Bagaimana komentar anda ?