AYO SEKOLAH ONLINE DI >>
1 Neraca

Teknik Mudah Membaca Dan Menganalisa Laporan Keuangan BUMDes.

BUMDesa merupakan badan usaha yang dimiliki oleh desa guna mendorong perekonomian masyarakat desa. Desa melakukan penyertaan modal kepada BUMDesa, oleh sebab itu BUMDesa sangat perlu untuk menyampaikan atau menyajikan laporan keuangannya kepada desa. Selain untuk melaporkan keuangan kepada Desa, laporan keuangan BUMDesa sangat penting untuk dianalisa guna menyelesaikan masalah masalah BUMDesa dan juga untuk mengembangkan BUMDesa lebih baik.




Dari hal tersebut di atas, biizaa menyampaikan teknik bagaimana membaca laporan serta menganalisa laporan keuangan BUMDesa untuk kemajuan BUMDesa dan Desa itu sendiri. Laporan keuangan BUMDesa sebagaimana laporan keuangan badan hukum lainnya, secara lengkap membutuhkan laporan sebagai berikut:

  1. Neraca atau posisi keuangan.
  2. Laba Rugi.
  3. Arus Kas.
  4. Perubahan Kekayaan atau Ekuitas.
  5. Catatan Laporan Keuangan.

Dalam kesempatan ini kita akan membahas untuk membaca dan menganalisa neraca atau posisi keuangan BUMDesa dan Laporan Laba Rugi BUMDesa sebagai berikut:

Neraca atau Posisi Keuangan.

Neraca atau posisi keuangan BUMDesa adalah suatu data dan informasi yang menunjukan Pasiva dan Akvita BUMDesa, pasiva menjelaskan dana bumdes diperoleh darimana dan aktiva menjelaskan dana BUMDes digunakan untuk apa saja. Sehingga antara pasiva dan aktiva harus imbang jumlahnya. Karena secara jelas menunjukan uang darimana digunakan untuk apa menghasilkan apa dan merubah kekayaan BUMDesa jadi berapa. Gambar di bawah merupakan contoh neraca dan cara membacanya.

Akuntansi BUMDesa Biizaa Neraca
Akuntansi BUMDesa Biizaa Neraca

Gambar di atas adalah neraca sebuah BUMDesa yang bergerak di bidang persewaan tenda, dari neraca di atas dapat dibaca sebagai berikut.




Pasiva ( uang diperoleh dari mana ).

Gambar di atas menunjukan bahwa pasiva menjelaskan uang BUMDesa diperoleh dari modal awal dari desa sebesar Rp. 50.000.000. Selain modal hutang juga merupakan pasiva, sehingga dana bumdesa diperoleh selain dari modal desa, juga hutang. Dan modal serta hutang itu selain pasiva ditulis Kewajiban, karena apabila BUMDesa ditutup, maka logika keuangannya, BUMDesa harus mampu mengembalikan modal dan hutang.  Lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:

Akuntansi BUMDesa Biizaa Pasiva
Akuntansi BUMDesa Biizaa Pasiva

Aktiva ( uang digunakan untuk apa ).

Uang dari pasiva dalam menjalankan usaha oleh bumdes digunakan untuk menjalankan usahanya, maka uang dari modal tersebut digunakan untuk apa saja dijelaskan dalam aktiva. Aktiva terdiri dari harta lancar atau hart tetap. Harta lancar adalah harta yang mudah dicairkan dan biasanya digunakan untuk biaya operasional usaha sedang harta tetap adalah harta yang sulit dicairkan biasanya digunakan sebagai peralatan usaha, sebagai contoh adalah gedung, kendaraan dan peralatan usaha.




Dalam gambar di atas, aktiva atau biasa disebut dengan aset atau harta  terdiri dari uang kas sebesar Rp. 18.700.000  ( harta lancar ) dan selanjutnya Harta Tetap berupa peralatan usaha sebesar Rp. 35.000.000. Maka dengan jelas kita ketahui bahwa aktiva adalah uang dari pasiva ( modal ) ditambahkan laba yang diperoleh dan dimasukan kas sudah imbang. Pasiva = Aktiva. Sehingga kita bisa bercerita harta diperoleh dari modal ditambah laba berjalan menjadi aktiva atau harta BUMDesa.  Lebih jelas aktivas seperi gambar di bawah ini:

Akuntansi BUMDesa Biizaa Aktiva
Akuntansi BUMDesa Biizaa Aktiva

Laba / Rugi ( Menghasilkan Apa ).

Laba atau rugi adalah sebuah data atau informasi keuangan BUMDesa yang diperoleh dari seluruh pendapatan dikurangi biaya. Dan akan menambah kas apabila laba dan akan mengurangi kas apabila rugi. Maka kita dapat bercerita bahwa uang diperoleh darimana ( pasiva / kewajiban ) digunakan untuk apa ( aktiva / harta ) dan menghasilkan apa ( rugi atau laba ). Jika laba kas bertambah dan kekayaan bumdes bertambah, jika rugi kas berkurang dan kekayaan BUMDesa menurun. Lebih jelas perhatikan gambar di bawah ini:

Akuntansi BUMDesa Biizaa Laba Rugi
Akuntansi BUMDesa Biizaa Laba Rugi

Ekuitas ( Merubah Kekayaan Berapa ).

Ekuitas adalah harta BUMDesa selain hutang, biasanya dari modal atau modal yang ditahan. Ekuitas ini akan bertambah yang diawali dari modal menjadi berapa, karena ditambah atau dikurang laba, apabila ada laba, sebagaimana contoh di atas, maka ekuitas BUMDesa akan bertambah, sebaliknya apabila mengalami kerugian maka ekuitas BUMDesa juga berturun. Ekuitas ini diukur dari periode sebelum dan periode sesudahnya, biasanya menggunakan periode akuntansi. Mulai awal bulan Januari hingga akhir Desember. Lebih jelas tertera dalam gambar di bawah ini:

Akuntansi BUMDesa Biizaa Ekuitas
Akuntansi BUMDesa Biizaa Ekuitas

Diatas merupakan cara mudah dan sederhana untuk membaca laporan keuangan BUMDesa agar mudah dipahami dan diaplikasikan baik oleh Pengurus BUMDes, Pengawas BUMDes maupun Pembina BUMDes.




Contoh file laporan bisa di download dibawah ini:

1 Laporan Transaksi Jurnal Umum

2 Laporan Jurnal Entry Sewa Tenda

3 Laporan Laba Rugi Sewa Tenda

4 Laporan Neraca Sewa Tenda Laporan Transaksi Sewa Tenda

Untuk mencoba aplikasi akuntansi online, silahkan klik ” Aplikasi Latihan ” dan untuk username dan password silahkan hubungi Whatsapp 085645524839.

Apakah tulisan ini bermanfaat?...

Klik bintang untuk menilai

Rata Rata Penilaian 0 / 5. Jumlah Vote: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.


Bagikan manfaatnya..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service