Teknik Menguji Sertifikat Hak Milik Tanah Ganda 2 ( Download Aturannya )

Sebagaimana telah biizaa sampaikan di tulisan sebelumnya bahwa untuk menguji sertifikat hak milik adalah menguji data fisik dan data yuridisnya, yang kedua adalah kita perlu menguji tentang peralihan hak. Artinya peralihan hak atau transaksi ( levering ) dari pemegang hak sebelumnya. Dan peralihan hak bisa terjadi karena berbagai bentuk peralihan, diantaranya adalah waris, jual beli, hibah, hadiah, wakaf dan lain lain. Dan untuk tanah perjanjian atas tanah tersebut bersifat otentik, artinya harus dibuat oleh pejabat yang berwenang, dalam hal ini adalah Notaris/PPAT.

Untuk peralihan hak atau transaksi itu dapat kita uji dengan syarat sahnya suatu perjanjian, sebagaimana diatur dalam pasal 1320 KUHPerdata, yang terdiri dari 4 syarat sebagai berikut:

  1. Kecakapan, artinya bahwa peralihan hak dilakukan oleh pihak pihak, contoh penjual dan pembeli adalah orang yang cakap melakukan perbuatan hukum, misalnya sudah dewasa atau tidak dibawah pengampuan ( gila dll ).
  2. Kesepakatan, artinya antara pihak pihak yang mengadakan perjanjian jual beli atau yang lain ada kesepakatan yang artinya tidak ada paksaan, penipuan atau kecurangan ( bedrog ).
  3. Obyek Tertentu, artinya bahwa yang diperjanjikan jelas, misalnya apabila tanah dijelaskan dengn surat ukur, atau batas batasnya jelas dan luasnya jelas.
  4. Sebab yang halal, artinya bahwa perjanjian jual beli atau yang lain tersebut adalah halal atau tidak ada perbuatan melawan hukum, sebagai contoh karena perjudian dan lain lain.

Ke empat hal tersebut dapat digunakan untuk menguji apakah peralihan hak atas tanah itu sah atau tidak, apabila tidak sah dan melanggar nomor 1 dan 2, maka tanah perjanjian tersebut dapat dibatalkan. Dan berakibat terhadap batalnya sertifikat juga. Apabila melanggar nomor 3 dan 4 maka perjanjian batal demi hukum, artinya bahwa perjanjian itu adalah batal demi hukum dan dapat dimohonkan dinyatakan perjanjian tersebut batal demi hukum dan berakibat pada batal demi hukumnya sertifikta tersebet.

Berikut beberapa teknik untuk menganalisa validitas sertifikat ganda, mana yang palsu dan mana yang memiliki kepastian hukum. Semoga bermanfaat dan apabila tulisan ini bermanfaat, mohon untuk disebar luaskan. @supriadiasia.

Untuk lebih jelas, bisa mendownlaod dan membaca peraturan tentang pendaftaran tanah di bawah ini:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah
  2. Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.


Bagikan manfaatnya..
  • 108
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA © 2021 Biizaa Asia
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service