Gratis aplikasi akuntansi 6 bulan ?
audit keuangan bumdesa

Teknik Audit Laporan Keuangan Dalam Akuntansi BUMDes.

Apakah audit laporan keuangan BUMDesa?

Teknik audit laporan keuangan dalam akuntansi bumdes secara sederhana perlu dipahami baik oleh pembina, pengawas dan auditor baik inspektorat atau BPKP yang bertujuan untuk pengendalian kinerja keuangan Badan Usaha Milik Desa dan laporan keuangan yang valid, reliable, akurat untuk menjaga kepercayaan dan hubungan dengan pemegang saham dalam hal ini adalah pemerintah desa serta hubungan dengan pemangku kebijakan seperti pemerintah atau pajak. Dalam kesempatan ini biizaa akan menyampaikan tips sederhana dalam melakukan pemeriksaan keuangan BUMDes yang akan kami urai sebagai berikut.




Audit keuangan BUMDesa atau Audit Laporan Keuangan BUMDesa merupakan penilaian atau evaluasi atas Badan Usaha Milik Desa, sehingga menghasilkan suatu pendapata atau opini yang independen atas laporan keuangan yang akurat, lengkap, relevan dan pastinya sesuai dengan prinsip prinsip akuntansi BUMDesa serta peraturan peraturan yang berlaku terahdap Badan Usaha Milik Desa.

Apa tujuan audit akuntansi keuangan BUMDesa?

Tujuan audit akuntansi keuangan BUMDesa adalah untuk menghasilkan keyakinan atas laporan keuangan BUMDesa yang dibuat secara benar, penilaian yang benar serta hasil yang benar sesuai dengan standart akuntansi keuangan yang sesuai dengan BUMDesa.

Apa saja yang perlu di audit dalam akuntansi keuangan BUMDesa?

Hal hal atau variable yang perlu di audit dalam keuangan BUMDesa adalah sebagai berikut kami jelaskan:

Penyelidikan

Penyelidikan adalah mengaudit atau memeriksa seluruh kegiatan atau transaksi dalam Badan Usaha Milik Desa agar tidak ada satupun transaksi yang tidak tercata atau terjurnal dalam akuntansi keuangan BUMDesa, tidak harus semua dilakukan penyelidikan tetapi dapat dilakukan secara random ( acak ) atau mengambil sampling ( contoh ) transaksi. Sehingga dengan melakukan penyelidikan ini auditor akan memahami bagaimana dan apa saja transaksi dalam akuntansi keuangan BUMDesa, memastikan bahwa semua transaksi tercatat ( terjurnal ).




Pemeriksaaan Dokumen Keuangan.

Selanjutnya adalah melakukan pengecekan atas dokumen dokumen BUMDesa, mulai dokumen pendirian, pengangkatan pengurus, penyertaan modal hingga dokumen dokumen seperti bukti bukti pembayaran atau kwitansi, serta dokumen dokumen pencairan, persetujuan keuangan secara lengkap. Dokumen diuji baik kesesuaian antara dokumen dengan fakta, tanggal dokumen, nilai dokumen serta keaslian dokumen. Kadang memang harus di cross check dengan penerbit dokumen, seperti nota, kwitansi, invoice atau bukti bukti pembayaran lainnya dengan pihak lain.

Menghitung Ulang Jumlah Dan Nilai.

Menghitung ulang berguna untuk mengetahui proses pencatatan dengan benar atau sesuai dengan siklus atau prinsip prinsip akuntansi, serta menghitung hasil atau nilai dengan benar antara nilai buku, nilai kenyataan, nilai perolehan dan nilai nilai lain serta hasil dari proses keuangan yaitu dalam bentuk laporan keuangan. Menghitung ulang dapat dilakukan dengan menganalisa dari neraca ke belakang hingga transaksinya juga laba rugi ke belakang hingga transaksinya.

Analitik Akuntansi Keuangan BUMDesa.

Langkah langkah selanjutnya aalah melakukan analisa terhadap laporan keuangan BUMDesa terhadap rasio trend, rasio keuangan atau rasio rasio lain. Sehingga dapat menghasilkan sebuah statement atau pendapat tentang kondisi bumdes, sebagai contoh adalah menganalisa rasio profitabilitas ( kemampuan menghasilkan laba ), rasio solvabilitas ( kemampuan mengembalikan modal dan hutang ) dan kemampuan likuiditas ( kemampuan membiayai hidup bumdesa ). Dengan menganalisa dan menghasilkan sebuah analisa ini bumdesa akan lebih memiliki arah dan batas batas yang benar sesuai dengan prinsip prinsip keuangan atau lebih luas adalah manajemen bumdesa.




Menguji Nilai Keuangan.

Langkah selanjutnya adalah menguji nilai, bahwa dalam akuntansi ada yang disebut dengan nilai perolehan, nilai buku dan nilai fakta atau yang sebenarnya. Untuk mendapatkan informasi kondisi dengan benar harus dianalisa tentang nilai, baik nilai perolehan saat barang atau aset bumdes dibeli, nilai buku dalam pencatatan atau nilai yang sebenarnya. Sebagai contoh adalah nilai kendaraan yang dibeli oleh BUMDesa, apakah nilai perolehannya atau pada saat beli sudah sesuai dengan harga standart, selanjutnya tentang nilai buku, apakah dalam periode tertentu sudah disesuaikan atau dilakukan pencatatan penyusutan atau akumulasi penyusutan apa belum sehingga nilainya sesuai dengan nilai asli pada saat tersebut agar neraca atau posisi keuangan dalam Badan Usaha Milik Desa lebih akurat nilainya.

Prosedur Pencatatan / Siklus Akuntansi.

Prosedur akuntansi merupakan standart untuk menghasilkan sebuah laporan dengan benar dan tetap atau valid, prosedur akuntansi bumdesa melalui siklus akuntansi yang benar serta penyajian laporan keauangan dengan benar. Bagaimana bumdesa mulai dari mengidentifikasi transaksi, menganalisa transaksi, menjurnal transaksi, membuat neraca percobaan, melakukan penyesuaian sampai laporan akhir melalui tahapan tahapan dengan benar dan tepat.




Hasil Audit Dan Rekomendasi Akuntansi Keuangan BUMDesa.

Hasil audit akuntansi keuangan BUMDesa adalah statement atau pendapata dari auditor dalam hal ini bisa pengawas, inspektorat ataupun BPKP, pendapat ditentukan oleh peraturan auditor itu sendiri, halyang sangat penting adalah ketika mendapatkan temuan atau peristiwa yang tidak benar atau tidak sesuai dengan standart standart akuntansi, maka auditor membuat catatan temuan dan memberikan rekomendasi kepada Badan Usaha Milik Desa untuk menyesuaikan agar lebih benar.

Demikian biizaa sampaikan tips dalam audit atau pemeriksaan akuntansi keuangan BUMDesa, dengan tujuan untuk mengawal keuangan bumdesa dan dana negara yang diamanahkan kepaa Badan Usaha Milik Desa melalui Desa.

Untuk belajar melakukan auditing terhadap akuntansi keuangan bumdesa dapat di berkunjung ke halaman halaman berikut:

  1. Contoh Laporan Keuangan.
  2. Aplikasi Akuntansi BUMDesa.

Demikian kami sampaikan tips sederhana dalam melakukan audit atau pemeriksaan keuangan Badan Usaha Milik Desa, sehingga mampu membawa BUMDesa sebagai kontributor dalam pembangunan desa. ( Supriadi Asia / Biizaa ).




 

Apakah tulisan ini bermanfaat?...

Klik bintang untuk menilai

Rata Rata Penilaian 0 / 5. Jumlah Vote: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Bagikan manfaatnya..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service