Strategi PEMDA Mencetak Tenaga Trampil dan Ribuan Pengusaha Muda..

Setiap warga negara mempunyai kedudukan yang sama dalam mengakses pendidikan dasar. Namun belum tentu mampu untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. Dan yang tidak melanjutkan pendidikan tinggi adalah kewajiban kita semua termasuk pemerintah dalam menyelesaikannya. Guna membangun human capital ( modal sumberdaya manusia ) di daerah untuk mampu mengolah sumberdaya lain seperti sumberdaya alam dan sumberdaya keuangan hingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan daerah.


Lalu apakah solusi yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah. Jika pemerintah daerah memahami bahwa masyarakat khususnya pemuda adalah aset daerah atau human capital untuk diformulasikan dengan sumberdaya alam dan modal untuk kemajuan daerah. Tentu lulusan SLTA merupakan aset yang perlu dikembangkan untuk pembangunan. Lulusan SLTA bisa dibuatkan program lintas OPD. Sebagai contoh Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas UMKM.

Dinas Pendidikan adalah pihak yang menyediakan database lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan. Sekaligus mendata berapa yang betencana bekerja dan berencana mendirikan usaha. Maka data dari Dinas Pendidikan yang berencana bekerja, bisa ditangkap dan disediakan program Dinas Tenaga Kerja. Sedang data rencana yang berencana membuka usaha bisa ditangkap Dinas UMKM.


alam hal ini Dinas Tenaga Kerja sudah bekerjasama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Dan membuat program pelatihan siap kerja sesuai dengan permintaan perusahaan. Sedang Dinas UMKM menyiapkan pasar baik pasar retail, industri maupun pasar pemerintah untuk menyerap produk dalam sebuah lembaga inkubasi ( pencetak pengusaha baru ). Dalam hal ini Dinas UMKM membuat program inkubasi ( inkubator ) usaha pemula. Tetapi sudah menyiapkan pasarnya terlebih dahulu.

Dengan demikian, maka tidak ada lulusan SLTA yang bingung mau kemana dan pengangguran meningkat setelah lulusan SLTA. Semua diselesaikan oleh masing masing bidanhnya dalam hal ini OPD. Maka OPD bisa saling sinergi atau bekerjasama yang efektif dan efisien. Jika program ini dijalankan, maka pengangguran terserap habis. Dan remaja putus sekolah tidak akan menjadi masalah. @supriadiasia.


Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
%d blogger menyukai ini: