Strategi Menang TANPA UANG | Kades, Kada, Dewan & Presiden

Awal tahun 2019 merupakan tahun politik, dimana pemilihan umum baik Kepala Desa, Wakil Rakyat dan Presiden di selenggarakan. Dalam pemilihan umum ini diharapkan dilalui secara baik ( demokratis ) dan hasil yang baik pula. Diperoleh pemimpin publik yang memiliki perilaku yang baik, pengetahuan yang luas, ketrampilan yang mumpuni untuk mengemban tugas tugasnya. Salah satu yang menjadi momok atau kendala yang dirasakan masyarakat adalah adanya politik uang. Sehingga demokrasi ternodai, hasil tidak memuaskan dan justru menimbulkan perkara perkara baru dan yang sangat memprihatinkan adalah adanya ketidakpercayaan. Karena dengan politik uang pelaku sama saja menunjukan bahwa dirinya kurang kompeten dan mempunyai nilai untuk menang kecuali dengan dukunga keuangan / money politic.



Hasilnya apa?… kita tidak maju dan tak mampu menyelesaikan masalah masalah sosial. Lalu yang menjadi pertanyaan, apakah bisa maju dan menang tanpa uang? disaat pemilih masih pragmatis dan transaksional. Asal tahu caranya dan kita fokus pada solusi dan strategy tentu bisa. Bagaiman strateginya?…

entu dengan political marketing, kita mampu menjual diri ( nilai ) visi, misi dan program program yang terukur dan dapat dipercaya mampu membawa nilai perubahan yang lebih baik. Dan yang pertama adalah membangun kepercayaan, bahwa kita mampu mengembang amanah.

Nilai Manusia VS Nilai Uang.

Orang akan terpengaruh karena nilai, dan apabila nilai uang lebih tinggi daripada uang, maka orang cenderung memiih uang, tetapi apabila ada nilai yang lebih dari uang, maka orang akan menentukan nilai orang. Lalu apa nilai orang tersebut:



  1. Nilai Perilaku, bahwa dapat dijamin dan digaransi bahwa perilaku kita adalah perilaku yang jujur, amanah, mampu mengelola emosi, spiritual, sosial atau lebih lengkapnya intrapersonal skill ( kemampuan mengelola diri sendiri ) dan bermanfaat dengan orang lain.
  2. Nilai Pengetahuan, oleh karena keputusan diambil berdasarkan pengetahuan orang, semakin luas pengetahuan semakin matang keputusannya. Pengetahuan tersebut akan menjadi nilai yang bermanfaat bagi masyarakat.
  3. Ketrampilan, ketrampilan menjalankan amanah, memiliki pengalaman yang cukup dan ketrampilan mengelola hubungan dengan orang lain ( iterpersonal skill ).
  4. Visi, Misi dan Program yang terukur artinya terukur bisa diukur bagaimana nanti dan perkembangannya. Mudah dipahami dan dipercaya. Berdasarkan data dan informasi yang tepat.

Ke empat hal tersebut dikemas melebihi uang yang hanya Rp. 100.000 ( seratur ribu rupiah ) per orang atau bagaimana. Dan hal tersebut di atas ada hot button yang artinya apabila tidak dipilih akan menimbulkan kerugian yang besar bagi masyarakat.




Dalam pemasaran ada by logic dan bay emotionoal, uang cenderung logic tetapi dalam pemasaran lebih mempengaruhi emosional. Ketrampilan psikologi sosial sangat dibutuhkan untuk mempengaruhi masyarakat dan ketrampilan komunikasi sosial ( publik ) sangat diperlukan untuk menyampaikan hal hal di atas. Memiliki pesan ( nilai, visi, misi dan program ) dan memahami audiens ( masyarakat ) dengan psikologi publik agar mampu merubah serta media untuk menyampaikan yang bagus dengan komunikasi publik yang mantaap pula. Intinya, nilai manusia harus dibangun lebih dari nilai uang, selanjutnya dikomunikasikan untuk mempengaruhi publik dengan memahami psikologi publik. Untuk mendapatkan tips tips lebih rinci, terus ikuti tulisan tulisan kami. @supriadiasia.


Bagikan manfaatnya..
  • 161
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service