AYO SEKOLAH ONLINE DI >>
struktur dasar peraturan perundang undangan

Sruktur Dasar Dalam Konstruksi Peraturan Perundang Undangan.

Struktur dasar dalam konstruksi peraturan perundang undangan sangat penting untuk dipahami dalam membaca hukum yang terdiri dari konstruksi, interpretasi dan sistematika peraturan perundang undangan. Dan struktur dasar merupakan dasar agar suatu peraturan perundang undangan bisa ditafsirka dan dipahami sistematikanya.




Struktur dasar inilah yang akan membentuk suatu pasal maupun  rangkaian atas pasal yang terkait dalam suatu peraturan perundang undangan agar dipahami. Dengan memhami struktur dasar kita akan memahami unsur unsur dari setiap peraturan, dan dari unsur itulah kita akan bisa menafsirkan suatu peraturan perundang undangan.

Ada 4 ( empat ) struktur dasar dalam peraturan perundang undangan sebagai berikut:

  1. Subyek Kaidah yang merupakan subyek hukum sasaran yang akan diatur.
  2. Obyek Kaidah yang merupakan peristiwa, perbuatan atau perilaku yang akan diatur.
  3. Operasi Kaidah yang merupakan bagaimana cara obyek hukum diatur.
  4. Kondisi Kaidah yang merupakan kondisi tertentu yang menantukan peraturan perundang undangan.




Ke empat unsur tersebut bersifat konstitutif yang mengikat satu dengan yang lainnya, saling melengkapi dan secara bersamaan akan akan menentukan isi, wilayah penerapan dan jangkauan berlakunya. Dalam praktek, susunan keempat unsur kaidah (norma) tersebut tidak harus berurutan, setapi (se)harus(nya) ada dan dapat diidentifikasi dalam
setiap rumusan pasal/klausul/aturan yang memuat kaidah (norma) hukum yang bersangkutan.

Contoh.

Pasal 28 Undang Undang Praktek Kedokteran yang menyatakan sebagai berikut :

” Setiap dokter atau dokter gigi yang berpraktik wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan kedokteran atau kedokteran gigi berkelanjutan yang diselenggarakan oleh organisasi profesi dan lembaga lain yang diakreditasi oleh organisasi profesi dalam rangka penyerapan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran atau kedokteran gigi. “




Dari pasal tersebut di atas dapat dirinci unsur atau kaidah sebagai berikut:

KAIDAHUNSUR
Kaidah SubyekSetiap Dokter atau Dokter Gigi
Kaidah KondisiYang Berpraktek
Kaidah OperasiWajib ( Kewajiban )
Kaidah Obyekmengikuti pendidikan dan pelatihan kedokteran atau kedokteran gigi berkelanjutan yang diselenggarakan oleh organisasi profesi
dan lembaga lain yang diakreditasi oleh organisasi profesi dalam rangka penyerapan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran atau kedokteran gigi.

 

Dengan memahami struktur kaidah dalam perundang undangan, akan mudah dipahami kontruksi sebuah perundang undangan terdiri dari unsur dan unsur tersebut yang akan di interpretasikan. ( Supriadi Asia ).

Apakah tulisan ini bermanfaat?...

Klik bintang untuk menilai

Rata Rata Penilaian 0 / 5. Jumlah Vote: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.


Bagikan manfaatnya..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service