Perusahaan Tak Cukup Mencari Laba Saja, Tetapi Butuh 4 Keseimbangan.

Tidak sedikit perusahaan jatuh karena hanya mengejar profit atau laba saja, dengan berbagai cara demi mengejar keuntungan, dan mengabaikan bagaimana kepuasan pelanggan, proses bisnis internal yang boros dan karyawan yang terabaikan. Hingga akhirnya perusahaan itu jatuh.



Oleh karena itu berkembanglah Balance Score Card sebagai tools atau alat untuk menyeimbangkan. Balanced scorecard (BSC) adalah metode pengukuran dan penilaian kinerja perusahaan dengan mengukur empat perspektif, yaitu: finansial, pelanggan, proses internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan.

Ada 4 perspektif untuk menyeimbangkan perusahaan sebagai berikut :

Keuangan

Keuangan perusahaan harus sehat, baik sehat likuiditasnya, profitabilitasnya, solvabilitasnya maupun aktivitasnya, sehingga tercapai target keuangan atau laba.

Kepuasan Pelanggan.

Untuk mencapai keuangan atau laba yang bagus dibutuhkan kepuasan pelanggan, dengan kepuasan pelanggan akan terjadi repeat order atau pembelian berulang ulang yang mempengaruhi tingkat penjualan dan laba. Dan untuk menciptakan kepuasan pelanggan dibutuhkan produk dan layanan yang terbaik.



Proses Bisnis Internal

Untuk menghasilkan produk yang tepat untuk kepuasan pelanggan yang berdampak pada meningkatkan laba perusahaan, dibutuhkan proses bisnis internal yang efektif dan efisien, sehingga akan dengan cepat, lincah dan tangkas untuk menciptakan produk yang tepat.

Pertumbuhan dan Pembelajaran.

Untuk menghasilkan proses bisnis internal yang efektif dan efisien yang berdampak pada hasil produk yang memuaskan pelanggan hingga meningkatkan laba perusahaan dibutuhkan pertumbuhan dan pembelajarn SDM yang terus tumbuh belajar dan berkembang.

Hal ke empat di atas yang perlu diseimbangkan dalam menjalankan usaha menuju kesuksesan yang seimbang ( supriadi asia ).



Bagikan manfaatnya..