PENTING.. Pemasaran Politik ( Vooting Stage )

Dalam pemasaran politik perlu dibagi mulai dari orang tahu ( kenal sampai mencoblos ). Dan langkah – langkah itu perlu dikelola dengan baik agar pemasaran mampu efektif dan menghasilkan kemenangan.

Jika langkah langkah itu tidak dipahami maka baik calon maupun tim sukses tak memiliki langkah yang tepat dan efisien. Yang ada hanya debat kusir tanpa arah dan konsep mau dibawa kemana tim sukses mencapai kemenangan.

Di era teknologi informasi dan komunikasi, diperlukan metode. Bukan sekedar melangkah tak tentu arah yang akhirnya kalah. Dan salah satu metode itu disebut vooter Stage. Vooting stage adalah memahami tahapan tahapan bagaimana pemilih mengenal sampai mencoblos pemilih.

Dan bagaimana cara calon di kenal serta targetnya hingga bagaimana calon fix dan dapat dipastikan memilih calon. Ini dibutuhkan manajemen kemenangan dalam pemasaran politik.

Pada dasarnya ada tiga stage ( tahapan ) dalam vooting stage, yaitu:

  1. Awareness Stage, adalah tahap penyadaran, atau menumbuhkan kesadaran akan politik dan kesadaran akan nilai / manfaat yang dimiliki oleh seorang calon politik.
  2. Consideration Stage, adalah tahap pertimbangan, karena calon banyak, maka dibutuhkan pertimbangan. Dalam hal ini calon maupun timses perlu memahami bagaimana cara pemilih mempertimbangkan dari beberapa calon yang akan dipilih.
  3. Decision Stage, adalah tahap pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan ini perlu advokasi atau bagaimana timses atau calon memberikan bantuan kepada calon pemilih untuk menentuka pilihannya. Dan dalam hal ini dibutuhkan orang yang dipercaya untuk memberikan referensi kepada calon pemilih.

Di atas adalah garis besar vooting stage yang perlu dipahami oleh calo maupun timses. Bagaimana memenej vooting stage sangat menentukan kemenangan calon peserta pemilihan umum. Semoga bermafaat. @supriadiasia.


Bagikan manfaatnya..

Updated: 06/08/2020 — 15:37
BIIZAA ASIA © 2021 Biizaa Asia

Education Template