Orang dihukum pasti bersalah, kenapa orang bersalah belum tentu dihukum?…

Orang dihukum pasti bersalah, tetapi orang yang bersalah belum tentu dihukum. Kalimat ini sering kurang dipahami dalam masyarakat sehingga perlu diuraikan bagaimanan orang dihukum itu pasti bersalah, tetapi orang bersalah belum tentu dihukum. Logika hukumnya adalah bahwa orang yang dihukum itu sudah melalui proses hukum acara sehingga diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap ( inkracht ) bersalah oleh Hakim / Pengadilan. Tetapi orang yang dinyatakan bersalah belum tentu dihukum. Ini yang perlu kita bahas bersama.





Contoh kasus adalah adanya polisi yang melanggar lalu lintas ( dilarang memutar balik ), tetapi ada mobil polisi yang memutar balik mobilnya dan melanggar rambu rambu lalu lintas, dan masyarakat mengambil foto dan menganggap seolah olah perbuatan tidak tidak benar dan tidak menjadi contoh. Berikut ini adalah penjelasannya.

Orang yang bersalah belum tentu dihukum ini karena beberapa hal sebagai berikut:

  1. Adanyanya alasan pembenar, adalah alasan yang menghapus sifat melawan hukumnya suatu perbuatan, sehingga perbuatan terdakwa dianggap benar. Sebagai contoh mobil polisi yang menerobos rambu rambu demi untuk mengejar penjahat atau untuk menertibkan lalu lintas. Walau polisi tersebut melanggar rambu rambu tapi sifat melawan hukumnya dihapuskan, dengan demikian maka walau itu sebenarnya perbuatan yang melawan hukum ( bersalah ) tetapi diperbolehkan dan dibenarkan dan tidak dihukum.
  2. Adanya alasan pemaaf, adalah alasan yang menghapuskan kesalahan terdakwa. Artinya perbuatan itu tetap melawan hukum, tetapi terdakwa dihapuskan kesalahannya, karena bisa demi kepentingan umum, terdakwa tidak bisa mempertanggungjawabkan hukum ( gila ) atau lain lain.
  3. Adanya Alasan Penghapusan Penuntutan, alasan penghapusan penuntutan berbeda dengan alasan pemaaf dan alasan pembenar, dalam hal ini perbuatan tetap dianggap bersalah dan pelaku juga bersalah ( mampu mempertanggungjawabkan ) perbuatan hukumnya. Tetapi dalam hal ini dibebaskan karena apa yang dilakukan oleh terdakwa adalah demi kepentingan umum dan bermafaat bagi negaa.

Ketiga hal tersebut mengapa seseorang yang melakukan tindak pidana dan bersalah tetapi tidak dihukum. Selain hal tersebut diatas ada beberapa alasan seseorang tidak dihukum dapat pula karena dalam keadaan terdesak atau terpaksa ( overmacht ), membela diri secara terpaksa ( noodweer ) dan menjalankan perintah undang undang @supriadiasia.




Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
%d blogger menyukai ini: