Bisnis

Mengapa laporan keuangan BUMDes harus diaudit dan di analisa?…

Badan usaha milik desa atau disebut dengan BUMDes mempunyai tugas mulia, yaitu mendorong kesejahteraan ekonomi masyarakat, untuk itu harus dikelola dengan manajemen bisnis yang baik agar mendapatkan profit ( laba ) dan dalam usahanya mendapatkan benefit ( manfaat ) untuk masyarakat. Dan salah satu manajemen yang baik adalah dengan memiliki manajemen keuangan, khususnya akuntansi sebagai alat untuk mencatat, mengelompokan dan melaporkan dan menganalisa pertumbuhan atau perkembangan BUMDes.




Untuk itu biizaa akan menyampaikan sebuah gagasan mengapa laporan keuangan BUMDes harus diaudit ( diperiksa ) dan di analisa?..

Sebelum kita menyampaikan alasan mengapa laporan keuangan BUMDes perlu kita audit dan analisa perlu kita pahami dahulu apakah sebuah analisa keuangan BUMDes. Analisa laporan keuangan BUMDes adalah sebuah analisa keuangan dalam bentuk laporan keuangan tentang pos pos, data dan informasi yang mempunyai arti baik kuantitatif ( berbentuk angka ) dan kualitatif ( berbentuk pendapatan ) guna mengetahui posisi keuangan, kinerja untuk menyelesaikan masalah keuangan dan meningkatkan kinerja keuangannya. Dengan menganalisa laporan keuangan bumdes, maka akan mudah diselesaikan masalah dan sangat mudah pula untuk dikembangkan usahannya.

Analisa maupun audit keuangan bumdes sangat perlu dilakukang guna hal hal sebagai berikut:




Yang pertama untuk mengukur keberhasilan bumdes atas kinerja keuangannya, sejauh mana BUMDes mampu membukukan laba usahanya dengan modal yang dimilikinya.

Yang kedua adalah untuk mengetahui langkah langkah perbaikan atas kinerja keuangan BUMDes dengan menganalisa pos pos sesuai akun dalam akuntansi BUMDes. Sebagai contoh menganalisa biaya, dengan menganalisa biaya yang dikeluarkan dalam periode tertentu dalam laporan keuangan BUMDes akan bisa dilihat mana biaya yang bisa ditekan. Karena dengan menekan biaya akan mampu meningkatkan laba. Contoh lagi adalah menganisa pendapatan, dengan menganlisa pos pendapatan, maka akan bisa dilihat pendapatan mana saja yang ditingkatkan sehingga pendapatan bisa maksimal. Karena dengan meningkatkan pendapatan akan meningkatkan pula laba BUMDes.

Yang ketiga adalah mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan dari aspek keuangan, dengan melihat laporan keuangan BUMDes akan diketahui kekuatan apa yang dimiliki oleh BUMDes, sebagai contoh adalah kekuatan modal atau kas yang masih banyak dan belum diputar dengan maksimal untuk usaha. Sekaligus mengetahui kekurangan, sebagai contoh punya kas banyak yang belum diputar karena tidak memiliki sumberdaya manusia BUMDes untuk memaksimalkan kinerja keuangan atau memutar kas dalam usaha. Maka dengan mengetahuai kekuatan dan kelemahan keuangan BUMDes akan mudah ditingkatkan kinerja dan labanya.




Yang ke empat adalah mengetahui nilai kewajaran dalam laporan keuangan, baik dalam proses pencatatan maupun laporan yang dihasilkan dalam keuangan BUMDes. Sehingga dengan mengetahui posisi atau nilai kewajaran dapat ditingkatkan lebih bagus lagi dalam laporan keuanan BUMDes.

Apa saja yang dilakukan dalam menganalisa laporan keuangan BUMDes?

Ada beberapa teknik dan ukuran dalam menganalisa laporan keuangan BUMDes, diantaranya adalah sebagai berikut:

Yang pertama adalah screening, kegiatan ini bisa dilakukan dengan menganalisa laporan keuangan tanpa harus terjun di lapangan, cukup dengan menganalisa laporan keuangan dengan mudah atau pepatah, uang diperoleh darimana, digunakan untuk apa dan menghasilkan apa.

Yang kedua adalah Understanding, merupakan suatu kegiatan analisa dengan cara memahami baik data dan infomasi keuangan dalam laporan keuangan BUMDes. Memahami rasio rasio keuangan dan kondisi keuangan BUMDes secara detail dan mendalam guna menyelesaikan masalah dan meningkatkan kinerja BUMDes. Sebagai contoh adalah menganalisa rasio solvabilitas, profitabilitas dan likuiditasnya.




Yang ketiga adalah forecasting, merupakan kegiatan meramalkan atau memproyeksi pencapaian atau kondisi keuangan BUMDes yang akan datang sebagai acuan untuk menentukan anggaran dan langkah langkah kemajuan BUMDes. Sebagai contoh adalah memproyeksi atau meramalkan pendapatan untuk tahun di masa yang akan datang.

Yang ke empat adalah diagnosis, merupakan kegiatan untuk mendiagnosa kesehatan keuangan BUMDes apakah feasible ( layak ) atau tidak untuk ditambahi modal atau diberikan kredit.

Yang ke lima adalah evaluasi, yaitu mengevaluasi kinerja BUMDes berdasarkan target anggaran yang telah ditetapkan tahun berjalan. Apakah kinerja keuangan BUMDes sebagai contoh mampu menghasilkan laba sudah sesuai target apa belum.

Profile Image
Tanya Biizaa Diskusi denga biizaa.
Klik Via WA
Offline

Di atas merupakan hal hal penting yang menjadi alasan mengapa laporan keuangan BUMDes harus di audit ( diperiksa ) dan diberikan rekomendasi. Di analisa sebagai bahan mengambil keputusan agar BUMDes bisa dikembangkan maksimal. Untuk belajar akuntansi mulai dari Nol gratis aplikasi akuntansi online silahkan lihat selanjutnya.




Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan