Mengapa Bisnis Tidak Berkembang, Banyak Kerja Tapi Tak Kunjung Laba.

Bisnis tidak berkembang dipengaruhi banyak faktor, dan ini banyak terjadi pada bisnis pemula yang tidak memperhatikan beberapa aspek penting dalam menjalankan usaha. Diantaranya aspek manajemen kinerja. Biizaa akan mengupas hal hal yang menyebabkan bisnis tidak berkembangh padahal sudah bertahun tahun di dirikan.

Mengapa bisnis tidak berkembang ?

Yang pertama adalah karena setelah di dirikan tidak menerapkan manajemen kinerja. Padahal manajemen kinerja digunakan agar visi dan misi perusahaan tercapai tujuannya dengan membuat :




  1. Tujuan Pencapaian Yang Jelas. Karena apabila tidak memiliki tujuan pencapaian dengan jelas, maka tidak perusahaan juga tidak punya arah dan banyak sumberdaya terbuang sia sia.
  2. Ukuran Yang Jelas, perusahaan yang terukur akan mampu untuk melihat, menganalisa sejauh mana pencapaian diraih dan apa kendalanya apabila pencapaian belum di raih.
  3. Target, selain menetapkan tujuan dan ukuran, maka harus memiliki target, baik target apa yang dihasilkan maupun target apa yang dilakukan. Karena untuk menentukan target apa yang dihasilkan, kita juga harus menentukan target apa yang kita lakukan untuk mencapai hasil.
  4. Inisiasi, inisiasi adalah menentukan apa yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan dan target perusahaan, sehingga kita tahu dengan jelas bagaimana kegiatan yang kita lakukan untuk mencapai tujuan dengan mempertimbangkan limit waktu dan sumberdaya lainnya.




Ke  empat hal tersebut di atas, dalam manajemen kinerja biasa disebut dengan OMTI ( Objective, Measurable, Target dan Initiating ).

Apa saja yang perlu kita tetapkan tujuan, ukuran, target dan inisiasinya ?

Untuk mencapai tujuan perusahaan, kita butuh menentukan beberapa aspek atau variable yang ditetapkan target, ukuran, tujuan dan inisiasi adalah sebagai berikut :

  1. Kepuasan Pasar atau kepuasan konsumen, kepuasan konsumen butuh kita tentukan tujuannya, targetnya, ukurannya dan inisiasi atau apa yang kita lakukan untuk memuaskan konsumen, karena dengan kepuasan konsumen akan menjadi pelanggan loyal yang senantiasa menghasilkan pendapatan dan meningkatka laba perusahaan.
  2. Kepuasan Keuangan, setidaknya sehat secara keuangan baik likuiditas, solvabilitas dan profitabilitasnya bahkan memuaskan share holder ( pemegang saham ). Karena dengan menjaga kesehatan keuangan dan memuaskan pemegang saham akan meningkatkan nilai pasar ( harga saham ) perusahaan dan tentunya berdampak pada meningkatnya laba.
  3. Sistem Bisnis, sistem bisnis sangat mempengaruhi pencapaian laba perusahaan, dengan terus mengevaluasi dan memperbaiki sistem bisnis yang efektif, efisien dan ekonomis akan mampu menekan biaya dan tentunya meningkatkan pendapatan yang berdampak pada pencapaian laba perusahaan.
  4. SDM yang bertumbuh kembang, bahwa perusahaan yang terdiri dari bahan baku dan modal itu adalah benda mati. Tanpa sumberdaya manusia yang tepat tidak akan tercipta penambahan nilai ( manfaat ) pada konsumen yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan laba perusahaan. Sumberdaya Manusia butuh selalu ditumbuh kembangkan dengan meningkatkan perilaku, pengetahuan, ketrampilan dan alat pendukung kerja.




Dengan menetapkan tujuan, ukuran, target inisiasi di bidang pemasaran, keuangan, sistem bisnis dan sumberdaya manusia secara seimbang, akan tercapai visi misi perusahaan. Dan hal tersebut mudah untuk menggerakan organisasi perusahaan, karena jelas apa yang harus dikerjakan melalui manajemen kinerja ( performance management ).

Yang ke dua adalah Lean Management.

Lean Management adalah sebuah manajemen untuk memangkas hal hal yang tidak menghasilkan manfaat perusahaan dan fokus mengoptimalkan sumberdaya perusahaan untuk meningkatkan nilai ( manfaat ) perusahaan. Lean management juga disebut sebagai manajemen ramping, perusahaan yang ramping akan mudah untuk digerakan, mengikuti perubahan dan tidak banyak sumberdaya yang terbuang.




 

Lebih lengkap Lean Manajemen adalah metode sistematis dan integratif yang diaplikasikan secara berkesinambungan untuk meminimalkan dan mencegah adanya pemborosan ( waste ) atau proses-proses yang tidak menghasilkan nilai tambah ( non value added ) dengan cara perbaikan berkelanjutan ( continuous improvement ) melalui pemetaan ( value streem ), peta yang memperlihatkan proses nyata secara lebih rinci, mengandung informasi yang lengkap seperti tahapan proses, lead time, antrian dan lain-lain, yang penerapannya melibatkan seluruh karyawan mulai dari top management sampai tingkatan level bawah pada suatu perusahaan. Lean management dituangkan dalam sebuah SOP ( Strandart Operational Procedure ) yang terus dievaluasi dan terus ditingkatkan.

Kesimpulannya adalah, untuk mencapai laba maksimal perusahaan setelah didirikan butuh diterapkan manajemen kinerja untuk mencapai visi dan misinya, dan selalu merampingkan usaha guna meningkatkan pendapatan dan menghemat biaya untuk meningkatkan laba.


Bagikan manfaatnya..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Updated: 09/09/2021 — 07:15
BIIZAA ASIA © 2021 Biizaa Asia
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Online
Biizaa Service