Memahami Laporan Keuangan Neraca Perusahaan Dagang Sembako

Perlunya memahami laporan keuangan neraca perusahaan dagang sembilan kebutuhan pokok baik bagi usaha mikro kecil menengah maupun badan usaha milik desa. Sebelum memahami laporan keuangan neraca, perlu kami sampaikan dahulu apa yang dimaksud dengan laporan keuangan neraca.



Neraca

Neraca adalah bagian dari laporan keuangan dari entitas bisnis atau perusahaan yang mencatat informasi tentang kewajiban, aset dan ekuitas pemegang saham pada waktu tertentu. Untuk lebih jelasnya kami lampirkan gambar tentang neraca perusahaan dagang sembako di bawah ini :

neraca

Kewajiban Dalam Neraca

Kewajiban merupakan bagian dari informasi laporan keuangan neraca, yang merupakan informasi dana diperoleh darimana saja dan merupakan kewajiban untuk pengembalian. Kewajiban terdiri dari dua hal, yaitu modal dan hutang.



kewajiban dalam neraca

Modal Dalam Neraca

Modal dalam neraca merupakan kewajiban untuk mengembalikan ketika sewaktu waktu perusahaan ditutup, maka modal harus dikembalikan kepada pemiliknya atau investor. Oleh sebab ada kewajiban mengembalikan itulah modal masuk dalam kategori kewajiban dalam laporan keuangan neraca.



Hutang Dalam Neraca

Hutang merupakan kewajiban untuk mengembalikan atau membayar, karena hutang diperoleh dari pinjaman pihak lain, baik dalam bentuk uang maupun pinjaman dalam bentuk barang dalam pembelian kredit. Oleh sebab itulah hutang masuk kategori kewajiban.

Harta

Harta merupakan salah satu informasi keuangan yang diperoleh dari kewajiban ( pasiva ) dan dipengarauhi oleh laba rugi, jadi harta merupakan keseimbangan antara kewajiban dan dipengaruhi oleh laba rugi, apabila laba maka harta perusahaan bertambah dan apabila rugi maka harta perusahaan berkurang.



harta dalam neraca

Harta Lancar

Harta lancar merupakan harta yang mudah untuk dibelanjakan, dicairkan atau biasa disebut likuid, harta lancar bisa berupa dana di bank, harta lancar dalam bentuk tunai, piutang yang segera dapat ditagih, persediaan barang yang mudah dijual dan harta harta lain setara kas ( mudah dicairkan ).



Harta Tetap

Harta tetap merupakan harta yang tidak untuk dicairkan tetapi digunakan untuk usaha, sebagai contoh adalah peralatan kantor, peralatan usaha, kendaraan, gedung dan bangunan serta tanah. Harta tetap ini mengalami penyusutan dalam setiap periode tertentu. Selain harta tetap dalam bentuk tersebut di atas, harta tetap juga bisa dalam bentuk harta tidak berwujud, seperti hak, ijin dan lain lain.

Harta dan Ekuitas

ekuitas dalam neraca

Harta merupakan keseluruhan baik berupa hutang maupun modal serta laba yang ditambahkan, tetapi ekuitas merupakan harta bersih pemilik perusahaan, hutang tidak termasuk ekuitas. Ekuitas ini yang akan diukur perubahanya dari awal tahun hingga akhir tahun yang disebut dengan laporan perubahan ekuitas.



Dari uraian tersebut di atas, anda bisa memahami apa yang disebut dengan laporan keuangan neraca beserta infomasi informasi di dalamnya yang perlu anda mengerti, bahwa awam yang bisa kita sampaikan dalam laporan neraca di atas adalah sebagai berikut :

  1. Uang darimana maka dapat dijawab informasi kewajiban yaitu modal dan hutang.
  2. Digunakan untuk apa saja, dapat dijawab digunakan untuk harta, ditaruh di bank, kas, persediaan dan lain lain.
  3. Menghasilkan apa, dapat dilihat dari rugi laba di bawah.
  4. Merubah kekayaan menjadi berapa, dapat dilihat dari laporan dan ekuitas dibandingkan dengan kewajiban, maka ada perubahan harta.



Untuk memahami lebih lanjut tentang laporan keuangan perusahaan dagang khususnya sembako, silahkan menghubungi kami di link whatsapp di bawah ini :

Profile Image
Image Icon
Biizaa Service Perlu bantuan ?
Hubungi Kami !
Istirahat
.

Bagikan manfaatnya..