Nganjuk1

Memahami Laporan Keuangan BUMDes dan Contohnya | Download File

Menyajikan laporan keuangan BUMDes penting untuk menjelaskan kepada semua pihak akan kinerja BUMDes di bidang Keuangan. Laporan keuangan BUMDes merupakan bahasa usaha atau bahasa bisnis untuk dikomunikasikan dengan stake holder ( pemangku kebijakan ) baik pemerintah desa, pemerintah daerah sampai ke atas maupun kepada masyarakat melalui Badan Permusyawaratan desa ( BPD ). Begitu juga terhadap share holder ( pemilik modal / pemegang saham ) baik desa sebagai penyerta modal, investor maupun investasi dari masyarakat. Dengan laporan keuangan BUMDes maka dapat dikomunikasikan dengan baik bahwa dana diperoleh darimana, digunakan untuk apa, dan menghasilkan rugi atau laba.

Selain sebagai bahasa bisnis, laporan keuangan BUMdes juga bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah, sebagai contoh apabila ada kerugian, maka kerugian tersebut bisa dicari karena apa. Apakah karena terlalu boros biaya atau karena hal hal lain, seperti karena bencana alam. Apabila terlalu besar biaya atau biaya tidak efisien, maka biaya tersebut dapat ditekan dengan merundingkan dengan manajemen, pembina maupun pengawas.




Selain untuk menyelesaikan masalah usaha terutama kerugian, bangkrut, pailit atau yang lain. Laporan keuangan dapat digunakan sebagai alasan atau motivasi untuk menambahkan penyertaan modal desa guna menuju desa mandiri. Sebagai contoh apabila kinerja bagus, kemampuan menghasilkan laba sampai 30% dari modal selama satu tahun. Maka BUMDes tersebut layak untuk ditambah penyertaan modal maupun investasinya.

Banyak hal hal yang bisa dilakukan dengan laporan keuangan BUMDes. Dan laporan keuangan BUMDes, sekurangnya terdiri dari:

  1. Neraca, neraca akan menggambarkan dana diperoleh darimana, apakah dari penyertaan modal, investor, modal dari masyarakat maupun hutang dan itu ada dalam pasiva. Sedang uang itu digunakan seperti apa saja, seperti membeli peralatan, perlengkapan, untuk kas atau untuk operasional lain dan akhirnya menghasilkan laba atau rugi semua ada dalam neraca keuangan BUMdes.
  2. Laba Rugi, laba rugi mencerminkan tentang BUMDes itu laba atau rugi dengan menggambarkan seluruh pendapatan dikurangi biaya dan menghasilkan rugi dan laba. Dari laporan laba rugi ini kita bisa melihat apakah pendapatan rendah atau tinggi dan apakah ada peluang lagi, begitu juga dengan biaya, adakah biaya yang bisa ditekan atau dipangkas. Semua ada dalam laporan rugi laba.
  3. Buku Besar, buku besar akan menunjukan kinerja atau transaksi per akun maupun sub akun dalam akuntansi. Buku besar ini bisa untuk menganalisa bahwa perjalanan kas seperti apa, transaksi pendapatan seperti apa, semua rinci dalam buku besar.
  4. Jurnal, laporan keuangan dalam bentuk jurnal dapat untuk menganalisa semua transaksi yang telah di input setiap hari. Dari buku besar bisa dianalisa atau di audit per kelompok akun sebagai contoh akun pendapatan. Dan jurnal bisa untuk menganalisa transaksi setiap hari. Dari buku besar dan jurnal ini biasanya dilakukan audit. Apakah harga sudah sesuai dan lain lain.
  5. Perubahan Modal, perubahan modal atau ekuitas mulai dari tahun sebelumnya hinga tutup tahun perubahannya seperti apa.

Kelima hal tersebut merupakan laporan keuangan BUMDes yang bisa dibuat dan dilaporkan untuk mengatasi masalah BUMDes juga untuk mengembangkan BUMDes. Karena BUMDes yang bisa diselesaikan masalahnya dan ditingkatkan usahanya adalah BUMDes yang terukur ( measurable ) apabila tidak terukur dan tidak memiliki laporan keuangan, maka akan mengalami kesulitan dalam penyelesaian masalah maupun pengembangannya.




Sebagai bahan untuk belajar kami lampirkan contoh file excell laporan keuangan Badan Usaha Milik Desa yang memuat beberapa hal, sebagai berikut:

  1. Jurnal, memuat seluruh transaksi setiap waktu / setiap hari.
  2. Buku Besar, yang memuat seluruh transaksi atau kegiatan ekonomi yang dikelompokan per akun dan sub akunnya, sebagai contoh kas, perlengkapan, pendapatan dan lain lain.
  3. Laba Rugi, yang memuat pendapatan yang diperoleh berapa dan biaya yang dikeluarkan berapa hingga diakhiri dengan laba atau rugi berapa.
  4. Neraca, yang memuat tentang dana diperoleh darimana, digunakan untuk apa dan menghasilan rugi atau laba secara seimbang ( balance ).

Untuk file excell contoh laporan keuangan BUMDes bisa di download di sini ( download ). Semoga bermanfaat, untuk pertanyaan bisa komentar dibawah atau hubungi via wa 085645524839. Tunggu selanjutnya metode membaca laporan keuangan BUMDes, selalu ikuti biizaa.com

Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

BIIZAA ASIA
%d blogger menyukai ini: