Manajemen Prospek Mengendalikan Pemasaran Terus Berjalan

Salah satu kunci keberhasilan pemasaran dalam perusahaan adalah terus berjalannya pemasaran hingga terjadi penjualan yang terus menerus. Untuk mencapai hal tersebut dibutuhkan manajemen prospek dalam CRM ( Customer Relationship Management ), sehingga sumberdaya baik sumberdaya manusia, sumberdaya aset maupun biaya lebih ekonomis, efektif dan efisian. Berikut biizaa akan sampaikan tentang tips manajemen prospek dalam mengendalikan pemasaran.



Manajemen Prospek.

Manajemen prospek adalah sebuah manajemen bagian dari CRM ( Customer Relationship Management ) untuk mengumpulkan database calon konsumen untuk dijadikan prospek yang selanjutnya akan di follow up dalam sebuah manajemen sales funnel hinga sampai menjadi pelanggan ( konsumen ).

Darimana Calon Pelanggan Diperoleh

Calon pelanggan dapat diperoleh melalui berbagai sumber, diantaranya adalah:

  1. Memasang form langganan di website sehingga apabila ada yang berlangganan artikel secara otomatis menjadi database calon pelanggan.
  2. Integrasi dengan toko online, sehingga jika ada yang mendaftar sebagai pelanggan dan belanja di toko online secara otomatis akan menjadi database calon pelanggan.
  3. Kontak Handphone, mengkonversi kontak handphone menjadi calon konsumen dalam manajemen prospek.
  4. Sosial Media, menghubungkan akun sosial media dengan manajemen prospek dalam CRM, sehingga siapa yang menjadi teman atau follower di media sosial bisa dikonversi menjadi calon konsumen.



Dan masih banyak hal lagi yang bisa dilakukan untuk membangun database calon konsumen untuk terus bertambah dan akan difollow up untuk dihubungi, ditawari, menjadi pembeli hingga menjadi konsumen.

Level Manajemen Prospek.

Dalam manajemen prospek setiap data dibagi dalam setiap level, sehingga mudah untuk dianalisa dan digunakan sebagai alat bantu mengambil keputusan, sebagai contoh kita membuat level sebagai berikut :

  1. Prospek, adalah data calon konsumen yang potensial.
  2. Proposal, adalah data calon konsumen yang sudah ditawari atau dikirim proposal.
  3. Negosiasi, adalah data calon konsumen yang sedang dalam proses negosiasi.
  4. Deal, adalah data konsumen yang telah sepakat untuk membeli produk kita.
  5. Kalah / Menang, adalah data konsumen yang kalah ( tidak membeli ) dan Menang ( membeli produkkita.



Dengan membagi beberapa level kondisi konsumen, kita akan tahun apa yang harus kita lakukan dalam setiap level konsumen, apabila prospek maka yang kita lakukan selanjutnya adalah melakukan proposal / penawaran dan selanjutnya hingga terjadi pembelian.

Menilai Bisnis Dalam Manajemen Prospek.

Dalam manajemen prospek nilai bisnis dapat diperkirakan, sehingga di setiap level dalam sales funnel dapat diketahui total nilainya, sebagai contoh dalam level prospek memiliki nilai Rp. 100.000.000 ( seratus juta rupiah ), level proposal nilai Rp. 70.000.000 ( tujuh puluh juta rupiah ), level negosiasi nilai Rp. 50.000.000 ( lima puluh juga rupiah ) dan deal nilai Rp. 30.000.0000. Dengan mengetahui nilai bisnis dalam setiap level sales funnel kita dapat memprediksi keuangan dalam pemasaran.



Dengan manajemen prospek tersebut maka perusahaan akan memiliki database calon konsumen untuk difollow up secara terus menerus hingga terjadi closing atau pembelian. Dan dapat dianalisa perkembangan pemasaran baik dari segi pencapain hingga segi keuangan. ( biizaa ).

Untuk mencoba manajemen prospek dalam apalikasi CRM, bisa menghubungi Customer Service kami :

Profile Image
Image Icon
Biizaa Service Perlu bantuan ?
Hubungi Kami !
Istirahat

Bagikan manfaatnya..