BUMDes Model Canvas
Bisnis Pemerintahan

Langka Ke Dua BUMDes Model Canvas dalam Perencanaan BUMDes | Nilai Yang Ditawarkan.

BUMdes yang bagus adalah bumdes yang mampu menjelaskan langkah langkah perencanaan usahanya, mampu dikomunikasikan kepada pihak lain dan mampu di visualisasikan dengan jelas bagaimana rencana dan proyeksi masa depan BUMDes. Untuk itu dibutuhkan alat yang disebut dengan BUMDes Model Canvas.




Tulisan sebelumnya telah kami sampaikan tentang langkah pertama BUMDes Model Canvas dalam perencanaan BUMDes. Selanjutnya kami sampaikan langkah ke dua BUMDes Model Canvas dalam Perencanaan BUMDes. Apabila langkah pertama kita menganalisa konsumen atau masyarakat baik kebutuhannya untuk kita penuhi, masalahnya untuk kita selesaikan, harapan untuk kita puaskan dan perintah undang undang, tentunya undang undanga desa. Selanjutnya langkah ke dua adalah menjawab nomor yang pertama. Bagaimana produk BUMDes mampu memenuhi kebutuhan, menyelesaikan masalah dan memuaskan harapan serta mampu melaksanakan undang undang. Maka yang dibutuhkan adalah bagaimana bumdes menciptakan produk dan solusi tersebut.

Bagaimana BUMDes menciptakan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat?




Apabila diawali dari kebutuhan masyarakat maka BUMDes menciptakan produk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada dua jenis produk, yaitu berupa barang dan jasa. Untuk itu BUMDes perlu merumuskan produk apa yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan diusahakan dari masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itulah butuh memahami sumberdaya yang ada dimasyarakat baik dalam bentuk bahan baku, dana, produk dan sumberdaya manusia dalam desa itu. Sehingga dengan mengetahui sumberdaya dan membuat perencanaan sumberdaya ( village resource planning ) BUMDes akan mudah untuk membuat suatu produk untuk memenuhi kebutuhan masyrakat.

Apabila diawalai dari masalah masyarakat maka BUMDes perlu menciptakan produk sebagai solusi yang ada dalam masyarakat. Sebagai contoh adalah, apabila ada peluang peluang untuk usaha di masyarakat, dan ternyata masyarakat memiliki masalah permodalan, maka BUMDes dapat menyedikan pinjaman modal dengan membangun unit usaha Keuangan Mikro. Dan tentunya sumber dana untuk membangun unit keuangan mikro BUMDes tersebut bisa dari dana masyarakat, asalkan BUMDes sudah membangun Village Resource Planning atau perencanaan sumberdaya desa dan mengetahui kondisi keuangan yang surplus untuk ditabung dan dipinjamkan kepada pihak lain atau masyaraka desa lainnya.

Selanjutnya selain produk atau nilai yang ditawarkan BUMDes untuk memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan masalah, maka BUMDes dapat merencanakan pula tentang pemenuhan harapan, sebagai contoh apabila ada masyarakat yang ingin putra putrinya masuk perguruan tingga maka, BUMDes dapat membuka usaha jasa di bidang pelatihan atau bimbingan belajar untuk memenuhi harapan masyarakat.

Syarat produk BUMDes yang baru saja mendirikan usaha agar BUMDes mampu bertahan dan berkembang, adalah:




Yang pertama adalah biaya rendah ( low cost ), dalam menciptakan produk BUMDes usahakan yang berbiaya rendah dahulu, karena BUMDes masih pemula dan belum memiliki pengalaman, ketrampilan dan pengetahuan yang cukup dalam menjalankan usaha. Maka usahakan yang berbiaya rendah dulu sekalian untuk belajar, mendapatkan pengetahuan, menguatkan ketrampilan dan juga jaringan usaha.

Yang kedua adalah diterima pasar ( marketable ), dalam menciptakan produk BUMDes usahakan yang marketable, artinya produk itu diterima oleh masyarakat atau pasar. Apabila kita membuat suatu produk yang sulit diterima pasar atau masyarakat dan harus belajar dan lama untuk memahami produk, maka produk akan sulit terjual dengan cepat, dan perputaran uang akan lambat dan hal ini akan mempengaruhi kinerja bumdesa.




Yang ketiga adalah menguntungkan atau untung tinggi ( profitable ), artinya dalam merencanakan suatu produk BUMDes dalam BUMDes Model Canvas perlu produk yang memiliki keuntungan atau margin laba tinggi, hal ini untuk mengantisipasi adanya biaya biaya yang tidak terduga sehingga profit bumdes mampu untuk membiayai biaya biaya tersebut dan jauh dari kerugian.

Kesimpulan dari langkah kedua dalam BUMDes Model Canvas ini adalah, bahwa produk atau layanan BUMDes mampu menjawab kebutuhan, masalah dan harapan masyarakat atau konsumen. Dan syarat produk karena pemula adalah low cost ( biaya rendah ), marketable ( diterima masyarakat ) dan profitable ( memiliki margin keuntungan tinggi ). ( supriadi asaia | biizaa asia ).

Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One Reply to “Langka Ke Dua BUMDes Model Canvas dalam Perencanaan BUMDes | Nilai Yang Ditawarkan.

Tinggalkan Balasan