Ilmu Apa yang perlu dimiliki oleh Wakil Rakyat?…

Wakil rakyat merupakan penyelenggara negara menentukan maju tidaknya suatu negara. Dan untuk menjadi negara maju dibutuhkan wakil wakil rakyat yang memilikii pengetahuan, ketrampilan dari perilaku sebagaimana wakil rakyat. Oleh sebab itu penulis akan mengupas satu persatu pengetahuan apa dan ketrampilan apa yang dibutuhkan oleh seorang wakil rakyat. Agar wakil rakyat terpilih di tahun 2019 ini tidak sekonyong konyong menduduki kursi wakil rakyat tetapi tidak memiliki kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan di bidangnya.

Ada beberapa pengetahuan dan ketrampilan yang perlu dimiliki oleh seorang wakil rakyat, yaitu:



  1. Gesetzgebungs Wisensschaf ( ilmu perundang undangan ). Ilmu perundang undangan berfungsi untuk meningkatkan kinerja pembentukan undang undang baik prolegnas maupun prolegda.
  2. Ilmu Pengawasan ( Auditing ) baik atas kinerja maupun pencapaian eksekutif. Sebagai fungsi kontrol dan balance pemerintah, dengan memiliki pengetahuan dan ketrampilan di bidang pengawasan akan mampu memfollow up atau menyikapi atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan. Mengawasi apakah suatu kebijakan publik berpihak pada masyarakat atau tidak.
  3. Ketrampilan dalam politik anggaran, mampu mengoreksi anggaran baik yang diajukan oleh eksekutif, mampu mengukur postur anggaran pemerintah, dengan memiliki ketrampilan ini akan mampu membuat anggaran yang efektif, tidak boros dan berpihak pada masyarakat.

Ketiga hal tersebut diatas merupakan pengetahuan dan ketrampilan pokok, selain ketrampilan dalam komunikasi memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kemampuan negosiasi politik untuk kepentingan masyarakat dan kemajuan masyarakat. Selanjutnya kita akan mengupas satu per satu dari ketiga pengetahuan dan ketrampilan yang perlu dimiliki oleh wakil rakyat. Yang pertama adalah Gesetzgebungs Wisensschaf atau ilmu peraturan perundang undangan.

Seorang anggota wakil rayat dalam fungsi legislasinya perlu memahami ilmu peraturan perundang undangan, diantaranya adalah:



  1. Legal Reading Skill, yaitu ketrampilan membaca hukum. Karena membaca hukum tidak sama dengan membaca teks biasa, membaca hukum perlu memahami konstruksi, interpretasi dan sistematikanya. Dengan memiliki ketrampilan legal reading, maka seorang wakil rakyat mampu untk memahami sebuah peraturan perundang undangan.
  2. Legal Drafting Skill, yaitu ketrampilan merancang atau membuat peraturan perundang undangan, baik materi, substansi maupun prosedurnya. Peraturan perundang undangan yang tidak di dasari pengetahuan dan pengetahuan legal drafting kemungkinan besar tidak memiliki landasan filosofis ( Filosofische grondslag ), landasan sosiologis (Sosiologische grondslag), dan landasan yuridis (Juridische grondslag ).



Peraturan perundang undangan merupakan alat untuk membentuk suatu negara, budaya dan masyarakat ( social engineering ), dan apabila tidak disertai pengetahuan dan ketrampilan di atas, maka kemungkinan besar tidak akan tercapai tujuan suatu negara hukum. @supriadiasia.


Bagikan manfaatnya..

Updated: 06/08/2020 — 14:24
BIIZAA ASIA © 2021 Biizaa Asia

Education Template