BUMDes Model Canvas sebagai Formula ( Rumus ) Untuk Menjawab Masalah Desa.

Dalam merencanakan Badan Usaha Milik Desa melalui mekanisme MUSDES ( Musyawarah Desa ) sebagai dasar untuk menjadikan Peraturan Desa sebagai dasar untuk mendirikan BUMDes. Agar Badan Usaha Milik Desa merupakan aspirasi dari masyarakat dan mampu menyelesaikan masalah masalah sosial di bidang ekonomi, ekologi dan sosial, maka perlu adanya Musyawarah Desa.

Dalam musyawarah desa tentu banyak aspirasi, banyak kepentingan dan banyak yang harus diformulasikan dalam sebuah kebijakan desa yang di dukung oleh masyarakat ( legitimasi publik ) sehingga BUMDes tersebut merupakan kesepakatan dan tanggungjawab bersama, serta tujuan bersama masyarakat desa. Oleh sebab itu perlu adanya suatu alat untuk menformulasikan dari kepentingan, aspirasi dan harapan masyarakat yang berbeda beda. Dan BUMDes Model Canvas dapat dijadikan sebagai alat ( tools ) untuk menformulasikan hal tersebut.



Sebagai contoh:

Blok Pertama yang merupakan Analisa Masyarakat yang terdiri dari:

  • Kebutuhan Masyarakat yang akan dipenuhi oleh Badan Usaha Milik Desa,
  • Masalah Masyarakat yang akan diselesaikan oleh Badan Usaha Milik Desa,
  • Harapan masyaraktat yang akan diwujudkan oleh Badan Usaha Milik Desa.

Bisa dituangkan dalam blok pertama, sehingga dalam Musyawarah Desa masyarakat yang di undang bisa memberikan masukan di blok pertama. Sebagai contoh blok pertama diisi oleh masyarakat yang hadir dalam Musyawarah Desa atau yang diwakili oleh Badan Permusyawaratan Desa mengisikan tentang:

Kebutuhan Masyarakat.

  • Membutuhkan Air Minum Isi Ulang.
  • Membutuhkan Pengelolaan Sampah Desa.
  • Membutuhkan Permodalan Untuk UMKM.

Masalah Masyarakat.

  • Pengangguran Di Desa.
  • Sampah dan Kesehatan Masyawrakat.
  • Kredit dari lintah darat dengan bunga tinggi.

Harapan Masyarakat.

  • Memiliki Ruang Hijau Terbuka di Desa.
  • Memiliki Tempat Jualan Di Desa.
  • Menjadikan Desa Wisata.

Amanat Undang Undang.

  • Menjaga Kelestarian Alam.
  • Menjaga Adat Desa.



Jika di blok 1, masyarakat mengisi hal hal tersebut, maka akan diketahui kondisi masyarakat atau profil masyarakat yang perlu diselesaikan melalui Badan Usaha Milik Desa. Sehingga Badan Usaha Milik Desa menjadi satu jawaban atas permasalahan tersebut dengan membuat produk atau layanan di Blok 2. Sebagai contoh:

BUMDes membuat produk untuk memenuhi kebutuhan Desa:

  • Membuat usaha Air Isi Ulang.
  • Membuat jasa ambil sampah dan mengolah sampah dengan baik.
  • Membuat usaha keuangan mikro untuk membiayai usaha usaha mikro di desa.

BUMDes membuat layanan atau jasa untuk menyelesaikan masalah di masyarakat:

  • BUMDes mampu merekrut masyarakatnya menjadi pengelola air minum isi ulang, mengelola sampah dengan pendapatan dari pungutan sampah dari rumah rumah. Dengan demikian pengangguran akan berkurang.
  • BUMDes memberikan solusi bagi usaha mikro dan kecil untuk menempatkan produknya atau bersama sama dalam distribusi produk yang disediaka desa. Sebagai contoh distribusi beras dari petani desa, dapat dijadikan satu dengan Air minum isi ulang, sehingga mampu mengurangi biaya kirim.
  • BUMDes mampu meyelesaikan adanya pihak rentenir atau lintah darat dengan bunga tinggi di desa, dengan menyediakan usaha mikro yang lebih tepat.



Dengan demikian, maka blok 1 ( kebutuhan, masalah dan harapan serta perintah undang – undang ) bisa dijawab di nomor dua dan masyarakat bisa berpartisipasi dalam mengisinya. Dengan begitu secara politik Baik Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa dan Pengelola Badan Permusyawaratan Desa dapat menjawab jika ada pertanyaan ” Mengapa BUMdes di dirikan? “.. Maka jawabannya adalah apa yang disampaikan masyarakat dalam musyawarah desa dengan BUMDes Modal Canvas. Hal ini akan menjadikan desa lebih kondusif dan partisipatif dalam mengambil keputusan. @supriadiasia.

Untuk mempelajari lebih jauh tentang BUMDes Model Canvas bisa akses di BUMDes Canvas

Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

BIIZAA ASIA
%d blogger menyukai ini: