Belajar Manajemen BUMDes | Manajemen Syarat Memulai Usaha BUMDes.

Untuk memulai usaha BUMDes dibutuhkan ketrampilan, pengetahuan dan mental usaha. Oleh sebab itu banyak usaha BUMDes yang tidak berkembang atau bahkan rugi, bangkrut dan pailit karena baik pemerintah desa maupun pengurus BUMDesnya belum cukup memiliki mental ( perilaku ), pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang usaha / bisnis. Lalu bagaimana mendirikan Badan Usaha Milik Desa atau unit usaha Badan Usaha Milik Desa dalam keterbatasan pengetahuan, ketrampilan dan mental bisnis dalam BUMDes?..

Untuk itu dibutuhkan syarat dalam memulai usaha BUMdes sebagai berikut:




  1. Low Cost, berbiaya rendah. Mulailah BUMDes dengan yang berbiaya rendah dahulu, atau seminimal mungkin biaya yang dikeluarkan. Walau alokasi dana penyertaan modal lebih tinggi. Hal ini untuk meminimalkan resiko kerugian yang lebih tinggi, karena belum memiliki pengetahuan, ketrampilan dan perilaku dalam usaha. Apalagi usaha sosial ( socialpreneur ). Contoh biaya rendah adalah mendirikan usaha perdagangan atau pemasaran dimana menjualkan produk produk masyarakat ke luar desa sekaligus menjual produk luar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa dengan sistem konsinyasi ( titip ) dan lain lain.
  2. Marketable, atau produk dibutuhkan. BUMDes yang baik bukan dimulai dari membuat atau belanja produk tetapi selanjutnya sulit menjual, dan biaya habis digunakan untuk biaya pemasaran dan operasional. Tetapi BUMdes yang baik adalah BUMDes yang memulai usahanya dari kebutuhan konsumen untuk dicukupi, masalah konsumen untuk diselesaikan dan harapan konsumen untuk dipenuhi. Setelah itu baru membuat, menyediakan atau belanja produk. Sehingga produk BUMDes baik jasa maupun barang marketable atau dibutuhkan oleh masyarakat.
  3. Profitable, atau menguntungkan. Mulailah dengan memilih atau membuat produk bumdes dengan laba yang tinggi sehingga mampu menutup kekurangan kekurangan biaya yang tidak terduga atau belum ditemukan sebelumnya karena masih memulai usaha, belum memiliki pengalaman dalam membiayai usaha. Dengan untung tinggi, maka biaya biaya tidak terduga bisa dibiayai selanjutnya dimasukan dalam akun pembukuan atau akuntansi sebagai biaya.

Hal tersebut merupakan syarat agar BUMDes aman tidak mengalami kerugian, kebangkrutan bahkan pailit disaat Desa atau BUMDes masih belajar atau terbatas sumberdaya manusia dalam menjalankan usaha BUMDes. Karena banyak hal yang harus dipahami dalam mendirikan Badan Usaha Milik Desa. Selain mental pengusaha, cara memulai ( enterpreneurship ), manajemen ( keuangan, produksi, pemasaran, sdm ) dan supportnya systemnya seperti hukum, teknologi dan lain lain. Sambil belajar manajemen dengan memanfaatkan Badan Usaha Milik Desa tanpa resiko yang besar.




Lalau bagaimana cara merencanakan usaha yang low cost ( biaya rendah ), marketable ( laku ) dan profitable (menguntungkan), maka BUMDes bisa menggunakan BUMDes Model Canvas yang telah dirumuskan dan dibuat oleh Biizaa. Silahkan kunjungi https://bumdescanvas.biizaa.com yang akan menjelaskan mulai dari menganalisa konsumen / masyarakat hingga bagaimana berdampak terhadap IDM ( Indeks Desa Membangun ), baik Indeks Ketahanan Sosial ( IKS ), Indeks Ketahanan Ekonomi ( IKE ) dan Indeks Ketahanan Lingkungan (IKL ).

Saran dari biizaa adalah membuat produk bumdes jasa dahulu sebagai awal memulai badan usaha milik desa, karena jasa lebih mudah baik mengelolanya, akuntansinya, pelaporannya hingga manajemen resikonya. Memulai usaha jasa bumdes tidak membutuhkan modal yang besar dan tidak memiliki resiko kerugian yang besar pula. Setelah sistem bagus, baik sistem akuntansi maupun sistem kinerja dan sumberdaya manusianya lebih bagus, baru ditingkatkan untuk buka unit usaha barang. ( Supriadi Asia | biizaa.com ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

BUMDes Sebagai Solusi Perekonomian Desa

Sen Feb 3 , 2020
Dalam Indeks Desa Membangun sebagai ukuran atau indikator pembangunan desa, terdapat tiga indeks, yaitu Indeks  Ketahanan Sosial ( IKS ), Indeks Ketahanan Lingkungan ( IKL ) dan Indeks Ketahanan Ekonomi ( IKE ). Maka selain program program pemerintah dalam membangun Ketahanan Ekonomi yang diukur dalam IKE nya. BUMDes bisa menjadi […]