AYO SEKOLAH ONLINE DI >>
Neraca Akuntansi Bumdesa

Apakah Neraca Keuangan BUM Desa ?

Neraca keuangan BUM Desa sangat penting untuk dipahami dalam rangka menyesuaikan dengan PP No 11 Tahun 2021 Tentang BUM Desa. Dimana untuk membuat laporan minimal ada dua laporan yang perlu disajikan, yaitu posisi keuangan dan laba rugi. Neraca itulah yang dimaskud dengan posisi keuangan BUM Desa. Berikut akan kita bahas apa yang dimasuksud dengan neraca keuangan BUM Desa.

Apa yang dimaksud dengan Neraca BUM Desa ?

Neraca keuangan BUM Desa adalah rangkuman dari keseluruhan aktivitas keuangan BUM Desa yang berisi tentang transaksi, posisi harta, posisi kewajiban, posisi kewajiban dan posisi kekayaan BUM Desa, sehingga dalam neraca BUM Desa bisa diceritakan uang darimana digunakan untuk apa dan menghasilkan apa.




Apa saja isi neraca BUM Desa ?

Neraca BUM Desa berisi tentang posisi keuangan BUM Desa, yang terdiri dari:

Aset BUM Desa

Aset BUM Desa adalah kekayaan BUM Desa baik dalam bentuk kekayaan fisik maupun kekayaan non fisik yang biasa disebut dengan intangible aset. Dalam neraca kekayaan biasanya dibagi menjadi 3, yaitu aset lancar, aset tetap dan aset tidak berwujud.

Aset lancar adalah aset yang dengan mudah dilikuidasi atau dijadikan uang tunai, aset lancar terdiri dari kas baiak petty cash maupun cash on hand, tabungan atau bank, piutang lancar ( kurang dari 1 tahun ), persediaan, pembayaran dimuka, perlengkapan dan lain lain.

Aset tetap BUM Desa bisa terdiri dari peralatan usaha, kendaraan atau tanah dan bangunan. Sedang intangible aset contohny adlah hak atas merk, hak atas cipta dan hak hak lain, juga potensi karyawan.




Kewajiban BUM Desa

Kewajiban BUM Desa adalah apa yang harus ditanggung oleh BUM Desa ketika BUM Desa itu ditutup, maka BUM Desa harus mampu mengembalikan modal dan dan hutang. Maka kewajiban BUM Desa itu adalah modal dan hutang yang harus dibayar apabila BUM Desa ditutup. Modal BUM Desa dalam akuntansi biaya disebut dengan ekuitas desa atau apabila ada bantuan dari pemerintah maka menjadi ekuitas pemerintah daerah tersebut.

Hutang BUM Desa yang merupakan kewajiban BUM Desa terdapat hutang lancar atau yang jatuh tempo dalam waktu dekat dan hutang yang jatuh tempo lebih lama atau minimal satu tahun yang merupakan hutang jangka panjang.




Kesimpulan yang diambil yang dimaksud dengan neraca BUM Desa adalah informasi keuangan yang memberikan gambaran posisi harta dan kewajiban, karena dengan mengetahui harta dan kewajiban dapat digunakan untuk mengukur kemampuan BUM Desa, sebagai contoh untuk mengukur kemampuan BUM Desa membayar hutang jangka pendek sebagai kewajiban, butuh mengetahui harta lancar BUM Desa untuk membayar. ( Supriadi Asia ).

Untuk memahami baik teori maupun praktek Akuntansi BUM Desa serta menggunakan aplikasi akunansi online lengkap dengan tutorialnya, silahkan kunjungi Akuntansi Tech.

Apakah tulisan ini bermanfaat?...

Klik bintang untuk menilai

Rata Rata Penilaian 0 / 5. Jumlah Vote: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.


Bagikan manfaatnya..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BIIZAA ASIA
Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Biizaa Service Perlu bantuan ? Istirahat
Biizaa Service