Keuangan Bumdes
BUMDES Pemerintah Daerah Pemerintahan Pemerintahan Desa Solusi Publik

Apa Yang Harus Ditanyakan Dalam Keuangan BUMDes?

Keuangan BUMDes diperoleh dari pembiayaan desa, maka Kepala Desa memiliki tanggungjawab untuk mengawal Keuangan BUMDes, begitu juga BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ). Hal itu bertujuan untuk menjamin kepercayaan masyarakat, meningkatkan performa BUMDes untuk lebih mampu berkontribusi pembangunan kepada desa.




Namun untuk menjalankan tugas pengawasan tersebut, masih banyak kendala pengetahuan dan ketrampilan di bidang keuangan dan akuntansi, untuk itu biizaa akan menyampaikan gambaran bagaimana mengawal atau memeriksa keuangan BUMDes dengan lebih mudah dan dipahami oleh orang yang tidak medapatkan pendidikan khusus keuangan atau akuntansi.

Bagi Kepala Desa baik sebagai kepala desa maupun sebagai pembina BUMDes dan BPD sebagai anggota atau sebagai Pengawas atas binaan Kepala Desa yaitu BUMDes dalam pemeriksaaan atau musdes  dapat menanyakan kepada Pengurus BUMDes, untuk menceritakan hal hal sebagai berikut?

  1. Sumberdana BUMDes diperoleh darimana saja?
  2. Dana BUMDes digunakan untuk kegiatan usaha apa saja?
  3. Dana BUMDes menghasikan rugi atau laba?
  4. Posisi kekayaan atau Keuangan BUMDes sekarang barapa?
  5. Bagaimana pertumbuhan antara tahun sekarang dengan sebelumnya?

Ke enam pertanyaan tersebut akan dijelaskan oleh Pengurus BUMDes dengan menunjukan laporan berupa sebagai berikut:




  1. Laporan Neraca, laporan neraca keuangan bumdes akan menjelaskan sumber keuangan darimana saja, apakah dari desa, dari penyertaan modal masyarakat atau dari hutang BUMDes, maka di dalam neraca akan disebutkan dalam pasivanya. Lalu dana tersebut digunakan untuk apa, apakah untuk harta lancar seperti kas, persediaan produk, piutang atau piutang kredit apabila memiliki usaha keuangan mikro, maka akan tercantum semua jenis dan jumlahnya dalam neraca. Dan di dalam neraca juga akan dicantumkan posisi kekayaan sekarang setelah dikurangi atau ditambahi rugi atau laba.
  2. Laporan Laba Rugi, laporan laba rugi dalam keuangan bumdes akan menyampaikan berapa pendapatan yang diterima, baik pendapatan usaha maupun pendapatan di luar usaha dan biaya apa saja yang dikeluarkan oleh bumdes. Total pendapatan bumdes, dikurangi total pengeluaran atau biaya bumdes akan menunjukan angka rugi atau laba. Sehingga jelas sumber pendapatan dan jumlahnya darimana dan post belanja atau biaya apa saja dan berapa saja.
  3. Laporan Perubahan Kekayaan, laporan perubahan kekayaan akan menyampaikan total kekayaan sebelumnya atau tahun sebelumnya dibandingkan dengan total kekayaan sekarang atau pada saat laporan, akan menunjukan pertumbuhan suatu bumdes. Apabila rugi tentu kekayaannya berkurang, apabila laba maka totoal kekayaanya meningkat.




Ketiga laporan tersebut yang akan digunakan oleh Pengurus BUMDes untuk melaporkan kinerja atau keuangan BUMDes. Setelah itu baru bisa memeriksa keseluruhan atau secara acak / random atas transaksi, sistem akuntansi dan juga bukti bukti transaksinya. ( @ Biizaa Team ).

Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan