Apa saja ganti rugi pihak yang wanprestasi ( ingkar janji )?..

Dalam membuat dan melaksanakan kontrak ( perjanjian tertulis ) kadang kita mendengar apa yang disebut dengan ganti rugi, dan ganti rugi itu muncul saat salah satu pihak wan prestasi. Barangsiapa mengakibatkan kerugian maka pihak tersebut mempunyai kewajiban untuk mengganti atas kerugian tersebut. Untuk itu kita perlu memahami apa yang dimaksud dengan ganti rugi dan macam macam ganti rugi. Dalam Pasal 1243 KUHPerdata dinyatakan bahwa ” Debitur wajib membayar ganti rugi, apabila sudah dinyatakan wanprestasi / lalai, tetapi tetap tidak melaksanakan perjanjian “.



Pasal 1244 sampai dengan Pasal 1246 KUHPerdata menyebutkan macam macam ganti rugi adalah: “biaya, rugi dan bunga”.

Berikut kita akan bahas tentang apa yang dimaksud dengan biaya, rugi dan bunga sebagi berikut:

  1. Biaya adalah segala pengeluaran atau perongkosan yang nyata-nyata sudah dikeluarkan oleh suatu pihak.
  2. Rugi adalah kerugian karena kerusakan barang-barang kepunyaan kreditur yang diakibatkan oleh kelalaian si debitur.
  3. Bunga adalah kerugian yang berupa kehilangan keuntungan, yang sudah dibayarkan atau dihitung oleh kreditur.

Syarat Ganti rugi harus mempunyai hubungan langsung (hubungan kausal) dengan ingkar janji” (Pasal 1248 KUHPerdata) dan kerugian dapat diduga atau sepatutnya diduga pada saat waktu perikatan dibuat. @supriadiasia

Bagikan manfaatnya..

Bagaimana komentar anda ?