Segmentasi Pelanggan

Customer Segment adalah suatu langkah awal dalam membuat sebuah Business Model.
Bagi kita yang berniat untuk membangun sebuah bisnis penting bagi kita untuk mengetahui apa itu  Customer Segment, mengapa begitu penting sebuah Customer Segmen /  Segmentasi Pelanggan ?

Pelanggan adalah inti dari sebuah perusahaan, perusahaan dapat hidup dan berkembang karena mempunyai pelanggan-pelanggan yang mkemberikan keuntungan bagi perusahaan, situasi persaingan yang ada dan keterbatasan sumberdaya perusahaan membuat perusahaan harus memilih jenis pelaggan yang harus dilayani .

Lalu siapakah pelanggan atau customer itu ?

Sebelumnya kita harus sepakat terlebih dahulu, bahwasannya yang dimaksud dengan Customer Segment disini belum tentu konsumen atau belum tentu pembeli, yang dimaksud dengan Customer Segment disini adalah orang yang mengambil keputusan untuk membeli , mengapa seperti itu? Saya membuat sebuah soal seperti ini,

Ada seorang bapak dating kesebuah took untuk membeli sebuah popok bayi, popok bayi ini akan digunakan oleh anaknya, bapak tersebut diminta oleh sang istri untuk membeli popok tersebut, 
Pertanyaannya adalah, siapa Customer Segment dalam cerita di atas?

a. Sang bayi yang menggunakan popok bayi

b. Bapak yang dating untuk membeli popok bayi
c. Ibu yang meminta bapak datang ke toko untuk membeli popok bayi

Dalam pertanyaan diatas jika kita melihat dari arti yang mana Customer Segmen adalah orang yang mengambil keputusan untuk membeli, maka pertanyaan di atas jawabannya adalah “C” yang mana Customer Segment  nya adalah seorang ibu yang meminta bapak untuk membeli popok bayi untuk dipakai anaknya,  maka ketika membuat iklan kita focus menunjukan  kepada ibu tersebut, bukan kepada bapak, bukan pula kepada anaknya, jadi disini kita sepakat bahwasannya Customer kita adalah orang yang mengambil keputusan untuk melakukan transaksi.

Mengapa harus Customer Segment terlebih dahulu yang harus kita tentukan dalam membuat sebuah Business Model? Mengapa bukan Value Proposition ?  ato dengan kata l;ain  kita tentukan dulu produk atu bentuk layanan jasa yang kita tawarkan, memang yang pertama kita tentukan produk, kisalnya akan membuat bisnis Mie Bakso, nah lamun langkah selanjutnya kita harus menentukan customer segment kita, kepada siapa kita meu menjual mie bakso kita? Kepada kalangan menengah keatasatukah kepada kalangan menengah kebawah, tentu akan sangat berbeda dari segi produk, kemasan, harga atau layanan yang akan kita tentukan.

Ada 5 kategori Customer Segment berdasarkan KEBUTUHAN customer ,

1. Mass Market : Customer dalam jumlah besar dengan kebutuhan yang sama. contonya bisnis bahan pokok (anak-anak, desawa, kalangan menengah keatas atau kalangan menengah kebawah mereka sama membutuhkan bahan pokok)

2. Niche Market : Customer yang spesifik dengan kebutuhan spesifik. contohnya perusahaan yang bergerak dibidang mesin (customernya spesifik, yaitu perusahaan-perusahaan yang menggunakan mesin anda)

3. Segmented : Customer masih masuk dalam kategori yang sama namun berbeda kebutuhannya. contohnya kebutuhan costumer sama yaitu membutuhkan transportasi beroda empat / mobil dimana ada yang membutuhkannya untuk angkut barang, keluarga, atau individu. maka produk yang dijual di masinh-masingnyapun berbeda-beda.

4. Diversified : 2 jenis customer dengan kebutuhan yang sangat berbeda. contonya Travel Agen, customernya adalah individu yang ingin berpergian, namun Travel Agen tersebut berpikir karna kendaraannya sebagian kosong maka Travel Tersebut membuka layanan kirim barang untuk mengisi kekosongan.

5. Multi-side Market : 2 atau lebih customer yang tergantung satu sama lain. contohnya bisnis tabloid iklan, maka customer segmentnya ada 2, yang pertama para pembaca iklan yang membeli tabloid, yang kedua adalah para pemasang iklan, dimana semakin banyak yang membaca tabloid tersebut semakin banyak pula yang memasang iklan dan sebaliknya. (sumber: asalpengetahuan[at]blogspot[dot]com )

Bagikan manfaatnya..