Keuangan

5 Kecerdasan Keuangan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Kecerdasan keuangan perlu dimiliki oleh seluruh rakyat Indonesia, agar Indonesia menjadi negara yang kaya, jauh dari kekurangan dan kelebihan uang. Tetapi selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan dan harapan negara.

Untuk menjadi negara kaya, dibutuhkan kecerdasan keuangan warga negaranya. Dengan kecerdasan keuangan akan mempermudah dan mempercepat menjadi negara lebih kaya. Dalam kesempatan ini biizaa akan menyampaikan apa yang dimaksud dengan kecerdasan keuangan atau kecerdasan finansial / finansial quotient yang perlu dimiliki setiap warga negara.

Kecerdasan keuangan adalah kecerdasan medapatkan, memanfaatkan dan mengelola uang untuk tujuan kemuliaan kehidupan baik dunia maupun akherat. Dalam hal ini uang adalah alat, bukan semata tujuan. Sehingga orang yang memiliki kecerdasan finansial mampu menggunakan alat tersebut denga baik, jauh dari kekurangan, kemiskinan dan hidupnya mulia dunia dan akherat.




Di sekolah belum tentu diajarkan tentang kecerdasan finansial, sebagai contoh bahwa sejak mulai taman kanak kanak, kita telah diajari untuk diberi saku dan belanja hingga kuliah. Terbiasa uang keluar dari kantong dan tidak pernah diajarkan bagaimana uang masuk kantong kita ( pendapatan ). Dan itu menjadikan kebiasaan dalam hidupnya, mengendap dalam pikirannya dan menjadikan pola pikir yang sulit dirubah untuk uang masuk kantong.

Dari fenomena tersebut, maka sebelum bekerja dan tergantung kepada orang tua, nilai kecerdasan orang atau anak tersebut adalah minus 1, karena belum mampu membiayai dirinya. Tetapi setelah bekerja dan mampu membiayai hidupnya. Maka nilai kecerdasan finansial orang tersebut adalah 1 ( satu ). Nilai 1 hanya cukup untuk sehari hari. Namun apabila mampu mendapatkan uang ( income ) lebih dari kebutuhannya sehari hari atau 2 x lipat dari kebutuhan sehari hari, maka kecerdasan finansial seseorang menjadi 2 ( dua ) dan selanjutnya. Inilah skor atau rasio dari kecerdasan finansial.

Selanjutnya apa saja yang perlu dipahami dalam kecerdasan keuangan:

  1. Kecerdasan menghasilkan uang, yaitu kecerdasan tentang bagaimana seseorang bisa mendapatkan penghasilan dari aset yang dimiliknya untuk memenuhi semua kebutuhan.
  2. Kecerdasan mengalokasikan atau memanfaatkan uang, yaitu kecerdasan seseorang dalam belanja dengan tepat ( tepat kebutuhannya, tepat waktunya dan tepat harganya), investasi dengan tepat dan membuat anggaran dengan tepat.
  3. Kecerdasan mengembangkan melipat gandakan uang, uang adalah benda mati, agar bisa bertambah maka perlu ada penambahan nilai, dan penambahan nilai tersebut ditentukan oleh orang yang memiliki kecerdasan finansial. Bagaimana uang di investasikan untuk lebih berdaya guna, adalah bagian dari kecerdasan finansial.
  4. Kecerdasan melindung uang, yang artinya ketika kita punya uang dan kita investasikan, tentu ada resikonya. Dan bagaimana mengendalikan resiko untuk melindung uang dibutuhkan kecerdasan finansial.
  5. Kecerdasan tentang informasi uang. Ini merupakan kecerdasan terbaru di era informasi dan komunikasi, bahwa untuk memiliki kecerdasan keuangan, kita perlu memiliki informasi dan memiliki ketrampilan menggali informasi tentang sumber sumber keuangan atau sumber sumber pendapatan dari memanfaatkan aset yang dimiliki.




Di atas merupakan bagian bagian dari kecerdasan keuangan. Sebagai contoh adalah kecerdasan memanfaatkan aset atau uang. Dalam akuntansi dikenal asset dan liability. Asset itu yang menjadikan kita mendapatkan uang, dan liability itu yang menjadikan kita keluar uang. Lalu apakah semua yang kita miliki adalah aset atau liability. Bagaimana kita merubah liability menjadi aset.

Kita punya waktu, tenaga, pikiran, kesempatan, motor, rumah, halaman dan semua yang kita miliki, jika kita biarkan maka menjadi liability atau pengeluaran, karena hidup juga butuh uang untuk makan dan kebutuhan lainnya. Halaman rumah juga butuh pajak, kebersihan dan lain lain. Jika kita biarkan akan menjadi liability atau beban, yang menjadikan kita semakin miskin. Maka kita harus merubah menjadi aset, yang menjadikan uang masuk ke kantong kita.

Halaman kita jadikan tempat jualan, nama sayur atau yang produktif lainnya. Handphone kita gunakan jualan. Waktu, pikiran dan kesempatan kita gunakan untuk hal hal yang produktif dan meningkatkan pendapatan. Maka dengan merubah liability menjadi aset, kita perlahan akan berubah menjadi kaya.

Jika saja, seluruh potensi alam di Indonesia daripada diam dan menjadi liability, oleh seluruh masyarakat dirubah mejadi aset ( yang menghasilkan ), maka Indonesia semakin cepat menjadi negara kaya.

Sudahkah halaman, kebun anda ditanami tanaman yang menghasilkan uang?..
Sudahkah waktu, tenaga, pikiran dan kesempatan anda, digunakan untuk hal hal yang produktif yang menghasilkan uang.

Jika belum, saatya setelah membaca tulisan ini. Anda bergegas merubah liability ( yang menjadikan miskin ) menjadi asset ( yang menjadikan kaya ).




Dan satu hal penting, agar kita memiliki kecerdasan finansial, kita perlu tahu KASH before CASH, yang artinya sebelum kita mendapatkan uang tunai mau diapakan. Kita perlu Knowledge ( pengetahuan tentang uang ), Attitude ( perilaku terhadap uang ), Skill ( ketrampilan mengelola uang ) dan habits ( kebiasaan dalam mengelola uang ), jika anda punya KASH sebelum punya cash ( uang tunai ), maka ada akan berubah menjadi pribadi pribadi yang menuju kaya dan sejahtera. @supriadiasia.

Mari bagikan seluas-luasnya manfaat dengan tombol di bawah ini..
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

BIIZAA ASIA
%d blogger menyukai ini: