Bulan: Maret 2019

Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan BMC untuk BUMDes

Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan (P&P) memiliki lingkup untuk merubah dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Seperti pada perspektif PBI, maka kedudukan perspektif P&P menjadi syarat dasar tercapainya sub-tujuan PBI, dan kemudian sub-tujuan keuangan dan sub-tujuan. Ada beberapa variable yang diukur dalam Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan ini, yaitu: Tingkat Kepuasan Karyawan / Pengurus Badan Usaha …

Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan BMC untuk BUMDes Selengkapnya »

Perspektif Proses Bisnis Internal dalam BSC BUMDes

Dinamika perubahan kebutuhan, permintaan dan selera pelanggan (customer) menuntut perusahaan untuk memenuhi kebutuhan barang atau jasa dalam jumlah dan kualitas yang berkembang. Perubahan permintaan ini hanya terjawab melalui pembaharuan dalam inovasi, proses produksi, delivery dan pelayanan purna jual. Ada beberapa proses usaha dalam Badan Usaha yang perlu diukur yaitu: Proses Inovasi. Proses inovasi untuk mengukur …

Perspektif Proses Bisnis Internal dalam BSC BUMDes Selengkapnya »

Perspektif Pelanggan Dalam BSC Badan Usaha Milik Desa.

Pelanggan (customer) adalah pihak yang menggunakan (memakai, membeli) barang/jasa yang diusahakan organisasi atau koperasi. Keberadaan dan kelangsungan pelanggan menggunakan barang/jasa, menjadi penentu kemajuan organisasi atau Badan Usaha Milik Desa. Dalam hal ini konsumena adalan masyarakat desa. Jika keuangan diukur tentang kepuasan pemodal, maka perspektif konsumen di ukur dari kepuasan konsumen. Apakah suatu badan usaha milik …

Perspektif Pelanggan Dalam BSC Badan Usaha Milik Desa. Selengkapnya »

Perspektif Keuangan Balance Score Card Badan Usaha Milik Desa.

Sebagaimana dalam tulisan sebelumnya untuk mengukur suatu badan usaha milik desa yang terukur, seimbang dan menyeluruh perlu memahami 4 ( empat ) hal, yaitu: Perspektif Keuangan, Perspektif Konsumen, Perspektif Proses Bisnis Internal dan Perspektif Bertumbuh Kembangnya Badan Usaha Milik Desa. Kali ini kita akan membahas tentang perspektif keuangan Badan Usaha Milik Desa. Perspektif keuangan ( …

Perspektif Keuangan Balance Score Card Badan Usaha Milik Desa. Selengkapnya »

Balance Score Card untuk Mengukur Kesuksesan BUMDes.

Balance Score Card atau BSC diperkenalkan pada athaun 1990 di Amerika oleh David P Norton dan Robert Kaplan, melalui sebuah penelitian tentang pengukuran kinerja dalam organisasi. Istilah Balance Scroe Card terdiri dari dua kata, yaitu balance yang artinya seimbang atau berimbang dan scorecard yang artinya kartu score. Balance atau seimbang artinya dari berbagai sisi seimbang …

Balance Score Card untuk Mengukur Kesuksesan BUMDes. Selengkapnya »

Keadilan ASN dengan Evaluasi Jabatan ( EvJab ).

Selain merencanakan, mengukur beban kerja untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam pemerintahan dibutuhkan evaluasi jabatan. Dengan evaluasi jabatan akan diketahui pencapain serta pengembilan keputusan untuk pengembangan sumber daya manusia yang tentunya akan meningkatkan layanan publik dalam suatu pemerintahan. Untuk itu pemerintah menetapkan Evaluasi Jabatan ( EvJab ). Evaluasi Jabatan Pegawai Negeri Sipilsuatu proses untuk menilai …

Keadilan ASN dengan Evaluasi Jabatan ( EvJab ). Selengkapnya »

Keadilan Pegawai Negeri Sipil dengan Analisa Beban Kerja ( ABK ).

Sumber daya manusia memiliki peranan penting dalam pembangunan, bukan hanya pengetauhan, ketrampilan dan perilaku saja yang perlu diperhatikan. Melainkan beban kerja pegawai. Dengan menganalisa beban kerja pegawai maka diharapkan roda pemerintahan bisa berjalan secara efektif dan efisien. Analisis Beban Kerja adalah suatu teknik untuk menentukan jumlah dan jenis pekerjaan  suatu unit organisasi / pemegang jabatan …

Keadilan Pegawai Negeri Sipil dengan Analisa Beban Kerja ( ABK ). Selengkapnya »

Analisa Jabatan Sebagai Keadilan dan Pembangunan Kepegawaian

Analisis jabatan dapat diartikan sebagai suatu aktivitas untuk mengkaji, mempelajari, mengumpulkan, mencatat, dan menganalisis ruang lingkup suatu pekerjaan secara sistematis dan sistemik (Sastrohadiwiryo, 2002:127).  Jumlah orang yang diperlukan untuk menyelesaikan jabatan/pekerjaan sama dengan jumlah waktu untuk menyelesaikan jabatan/pekerjaan dibagi dengan waktu yang diberikan kepada satu orang. Analisis jabatan secara sistematik meliputi kegiatan-kegiatan mengumpulkan, mengevaluasi, dan mengorganisasikan …

Analisa Jabatan Sebagai Keadilan dan Pembangunan Kepegawaian Selengkapnya »

Keadilan Kepegawaian Daerah / Desa dan Sistemnya. Bagaimana daerah anda?..

Aparatur Sipil Negara ( ASN ) merupakan human capital ( modal sumber daya manusia ) untuk membangun daerah. Selain modal keuangan daerah dan modal sumber daya alam daerah. Modal keuangan daerah dan modal sumber daya alam / fasilitas daerah adalah benda mati. Tanpa digerakan oleh sumber daya manusia ( human capital ) tidak akan ada …

Keadilan Kepegawaian Daerah / Desa dan Sistemnya. Bagaimana daerah anda?.. Selengkapnya »

BIIZAA ASIA